Papua Terkini - 252 personel Brimob Polda Kepri BKO ke Papua

id kondisi papua,polda kepri,bko papua, brimob bko papua

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah saat melepas 252 orang personel Sat Brimob untuk BKO Polda Papua, ANTARA/HO-Polda Kepri/aa.

Batam (ANTARA) - Sebanyak 252 personel Satuan Brimob Polda Kepri diberangkatkan BKO Polda Papua untuk ikut mengamankan unjuk rasa serta menjaga situasi dan kondisi Kamtibmas di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga di Batam, Sabtu, mengatakan pengiriman 252 personel Satuan Brimob Polda Kepri itu berdasarkan surat perintah Kapolri.

"Sat Brimob Polda Kepri yang tergabung dengan Brimob Nusantara bertugas menciptakan situasi yang aman dan kondusif," kata dia.

Satuan khusus itu juga bertugas melakukan perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak, operasi kemanusiaan, operasi sosial dan kesehatan masyarakat, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.

Presiden memerintahkan agar aparat langsung memulihkan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan Papua Barat serta menindak tegas bagi para pelaku perusakan dan provokasi yang mengakibatkan suasana menjadi tidak kondusif.

Presiden juga menginstruksikan aparat segera melakukan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas umum yang rusak selepas aksi unjuk rasa, agar aktivitas ekonomi, pendidikan dan pelayanan publik kembali berjalan normal.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah bersama Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol Guruh Arif Darmawan langsung melepas satuan Brimob yang akan berangkat ke Papua, pada Sabtu dini hari.

Wakpolda Kepri berharap seluruh personel yang diberangkatkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, dan kembali ke Kepri dalam kondisi sehat.

"Mari bersama kita doakan semoga personel yang berangkat dalam keadaan sehat dan kembali lagi ke Kepri dalam keadaan sehat dan lengkap, begitu juga dengan saudara-saudara kita di Papua dapat membantu menjaga situasi tetap kondusif," kata dia.

Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar