Pemkot Tomohon Tingkatkan Kapasitas Petani Cabe

Pewarta : id pemkot tomohon

Wakil Wali Kota Tomohon Syerly A Sompotan (1)

Tomohon, (AntaraSulut) - Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) meningkatkan kapasitas petani cabe melalui pelatihan agribisnis yang diharapkan mampu mendorong produksi komoditas yang kerap mempengaruhi angka inflasi itu.

"Masalah produksi yang rendah, belum optimalnya penggunaan teknologi tepat guna, hingga persoalan pemasaran masih dialami petani. Karena itu, pemerintah melakukan terobosan melalui pelatihan untuk meningkatkan kapasitas," kata Wakil Wali Kota Tomohon Syerly A Sompotan di Tomohon, Kamis.

Menurut dia, pelatihan agribisnis cabe perlu dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan petani, selain itu peningkatan produksi pertanian harus diikuti dengan industri pengolahan.

Sehingga untuk menggerakkan sistem agribisnis itu memerlukan dukungan semua pihak mulai dari petani, koperasi, BUMN dan swasta. "Pemerintah kota berharap petani memanfaatkan momentum pelatihan ini terutama untuk mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan," ajaknya.

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, cabe adalah salah satu komoditas unggulan di kota berpenduduk lebih dari 100 jiwa itu.

Dari luas 2.012 hektare lahan potensial holtikulura tersebut, sebanyak 284 hektarenya adalah lahan cabe yang mampu memproduksi 3.976 ton cabe rawit dan cabe besar dalam satu tahun.

"Seluas 60 hektare lahan di Kota Tomohon telah menerima bantuan melalui program upaya khusus Kementerian Pertanian RI lewat Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Sulawesi Utara," jelasnya.

Bahkan untuk mengantisipasi terjadinya kelebihan produksi cabe, pemerintah Kota Tomohon telah mempersiapkan peralatan untuk pengolahan hasil pertanian.

"Usaha ini perlu mendapat perhatian dari semua pemangku kepentingan agar mampu tumbuh dan berkembang serta menjadi penggerak perekonomian masyarakat," ujarnya. ***4***

(T.K011/B/B012/B012) 09-11-2017 21:18:54
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar