Beranda - Bupati Sitaro Resmikan 47 Kios Pasar Ulu

Pewarta : id Sitaro, Tonny Supit, Siau, Pasar

Peresmian Pasar Ulu Siau. (foto Ist) (1)

Ondong, (Antarasulut) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan (Pemkabkep) Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) meresmikan dan menyerahkan 47 kios kepada pedagang di pasar tradisional Ulu Siau.

"Penyelesaian bangunan pasar di Ulu Siau, merupakan wujud dari pembangunan infrastruktur bagi masyarakat pada umumnya, dan pedagang khususnya," kata Bupati Sitaro, Tonny Supit, di Ulu, Siau

Ia mengatakan peresmian 47 kios yang dilakukan akhir pekan lalu itu, dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Sitaro, dan para pedagang khususnya.

Sebab menurut dia, pasar Ulu, merupakan salah satu pusat pengembangan perekonomian di Kabupaten Sitaro, supaya bisa bergerak lebih baik dari sebelumnya sehingga dibuat menjadi lebih baik.

Ia berharap pasar yang sudah menjadi bagus tersebut, akan dimanfaatkan dengan baik, oleh seluruh pedagang yang menggunakannya, sehingga bisa ikut menggerakan roda perekonomian.

Apalagi kata Supit, pasar tersebut sudah memiliki fasilitas yang memadai seperti listrik dan air serta penunjang lainnya, yang merupakan hasil kerja sama antara polisi dan Pol PP.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Sitaro, Fatmawati Kalebos, mengingatkan para pedagang menggunakan kios tersebut untuk memanfaatkan dengan benar.

Selain itu, Kalebos mengingatkan, agar para pemilik kios tidak menjual atau menyewakan kios kepada orang lain, karena itu bertentangan dengan aturan.

"Jika sampai ada yang berani menjual atau menyewakan kios kepada orang lain, maka akan kami tindak tegas dengan cara mengambil aliha kios tersebut," katanya.

Ia mengingatkan, bantuan pemerintah itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang, sekaligus mendorong kegiatan perdagangan dengan berkesinambungan, maka yang sudah mendapatkanya jangan menyalahgunakannya untuk hal-hal yang tidak benar.***3***



(T.KR-JHB/B/A029/A029) 23-10-2017 20:30:18
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar