Kamis, 19 Oktober 2017

Kementan Bantu Bibit untuk PAT-PATB Manado 2.250 Hektare

id Manado
Kementan Bantu Bibit untuk PAT-PATB  Manado 2.250 Hektare
Kadis PKP Manado, Ir Nolfie Talumewo. (Joy) (1)
Sebelumnya petugas melakukan survei lapangan untuk memastikan lahan PAT maupun PATB ada dan cocok untuk dijadikan sebagai perkebunan jagung
Manado, (Antarasulut) - Kementerian Pertanian (Kementan) RI memberikan bantuan bibit jagung untuk kegiatan perluasan area tanam (PAT) dan perluasan area tanam baru (PATB)di Manado seluas 2.250 hektare.

"Bantuan tersebut diberikan langsung dalam bentuk bibit kepada kelompok tani penanam jagung Manado," kata Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Manado, Ir  Nolfie Talumewo, M.Si di Manado. 

Talumewo mengatakan untuk PAT bibit diberikan untuk lahan seluas 1.250 hektare sedangkan untuk PATB bibit untuk lahan seluas 1.000 hektare bagi para petani.

Dia mengatakan untuk lahan seluas 1.250 hektare, bibit jagung unggulan yang akan disalurkan sebanyak 17.500 kilogram sebab untuk satu hektare memerlukan bibit sebanyak 14 kg, sedangkan bagi PATB bibit yang yang diperlukan sekitar 14.000 kg.

Talumewo mengakui sebelumnya Kementan sudah menetapkan akan memberikan bantuan untuk lahan seluas 5000 hektare, tetapi karena tahun sebelumnya sudah diberikan, maka 2017 ini sudah dialihkan untuk PAT dan PATB.

Karena yang sebelumnya, kata Talumewo dianggap akan terus melakukan penanaman di area yang memang telah digarap kelompok tani dan bisa menggunakan bibit yang telah disiapkan sendiri petani dari hasil panen sebelumnya.

Sementara petugas lapangan Pertanian Kelautan dan Perikanan manado, Herry Uno, mengatakan untuk penanaman jagung di lahan-lahan tersebut baik PAT maupun PATB tetap dilakukan bersama dengan TNI AD yang telah lama menjalin kerjasama bersama petani.

"Sebelumnya petugas melakukan survei lapangan untuk memastikan lahan PAT maupun PATB ada dan cocok untuk dijadikan sebagai perkebunan jagung sehingga bisa membantu kelompok tani dalam melakukan penanaman," katanya.

Selain itu, menurutnya, para petugas juga terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani yang akan menanam termasuk memberikan penyuluhan dan edukasi untuk meningkatkan produksi pertaniannya.***3***



(T.KR-JHB/B/G004/G004) 18-04-2017 21:59:38

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga