
Direktur RS Langowan sebut krisis air bersih perparah sanitasi

Manado (ANTARA) - Direktur Rumah Sakit (RS) Budi Setia Langowan, James Komaling, mengatakan krisis air bersih saat ini akibat dampak kekeringan memperparah sanitasi.
"Kelangkaan air bersih saat ini dikhawatirkan menurunkan kualitas sanitasi dan pola hidup sehat masyarakat, terutama kebiasaan cuci tangan dan frekuensi mandi," kata James, di Manado, Rabu.
Dia mengatakan yang perlu dipahami, fenomena El Nino tidak hanya soal panas. Ada efek domino yang terjadi yakni udara kering, penurunan kualitas udara, dan risiko kebakaran hutan menciptakan kombinasi yang berbahaya bagi sistem pernapasan.
"Belum lagi krisis air bersih yang membuat sanitasi memburuk,” katanya.
Ia menjelaskan, ketika air sulit didapat, masyarakat cenderung mengurangi frekuensi mandi dan mencuci tangan.
Padahal, katanya, cuci tangan pakai sabun merupakan pertahanan dasar terhadap berbagai infeksi.
“Sanitasi yang buruk dan akses air bersih yang terbatas menciptakan beban ganda," katanya.
Udara kering memicu iritasi saluran napas, katanya, sementara air yang terbatas menurunkan kemampuan masyarakat menjaga higienis, dan berisiko penyakit diare dan kulit.
James mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, mengatur waktu istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta rutin berolahraga guna menjaga daya tahan tubuh.
Minimalisir aktivitas di luar ruangan pada siang hari, gunakan masker jika harus beraktivitas di luar, dan segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan pernapasan yang tidak membaik.
"Untuk kebersihan tangan, tetap cuci tangan pakai sabun di momen-momen penting. Jika air benar-benar terbatas, gunakan air secara bijak dan prioritaskan untuk minum, memasak,” katanya.
Dari sisi manajemen dan kebijakan, James juga mendorong pemerintah daerah memperkuat sistem peringatan dini, komunikasi risiko, dan jaminan akses air bersih.
“Informasi tentang kualitas udara dan indeks standar pencemar udara harus mudah diakses masyarakat. Ini bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi lintas sektor.
Pemerintah, katanya, perlu memastikan distribusi air bersih, terutama ke wilayah terdampak, karena tanpa air bersih, upaya promotif-preventif seperti cuci tangan dan sanitasi akan sulit dijalankan.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
