
Lapas Amurang ikutkan warga binaan menjaga ketahanan pangan

Manado (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, mengikutsertakan warga binaan dalam program ketahanan pangan.
"Keikutsertaan warga binaan dalam budi daya hingga panen menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian," kata Kalapas Amurang, Eduard Kaligis saat panen raya padi di Amurang, Rabu.
Dia menyebutkan ketika diberikan pengalaman dan keterampilan di bidang pertanian dapat menjadi bekal positif warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.
“Panen raya ini bukan hanya tentang hasil pertanian, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan," ujarnya.
Dari panen raya tersebut, warga binaan diberikan kesempatan belajar, bekerja dan memperoleh keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal ke depan.
Hasil panen padi menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan dapat berjalan beriringan dengan pelaksanaan pembinaan bagi warga binaan.
Lapas Kelas III Amurang, kata dia, terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui kegiatan produktif, edukatif dan berorientasi pada kemandirian.
Lapas Kelas III Amurang melaksanakan panen raya padi sebagai bentuk dukungan terhadap program dan aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan panen raya tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Kelas III Amurang, Eduard, bersama pejabat struktural, jajaran pegawai, serta warga binaan asimilasi yang terlibat dalam kegiatan budidaya dan pengelolaan lahan pertanian di lingkungan lapas.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
