Logo Header Antaranews Manado

Kemenag dan IAIM bersinergi perkuat moderasi beragama di Kotamobagu

Kamis, 6 Agustus 2026 19:32 WIB
Image Print
Rektor IAIM Kotamobagu Dr Feiby Ismail saat melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor Kemenag Kota Kotamobagu Jamaluddin Lamatodi Kotamobagu, Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-Kemenag

Manado (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) bersinergi dengan Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) memperkuat moderasi beragama di Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Kami datang untuk bersinergi. IAIM siap menjadi mitra strategis Kemenag dalam penguatan pendidikan Islam, moderasi beragama, dakwah, hingga program pemberdayaan masyarakat," ujar Rektor IAIM Kotamobagu Dr Feiby Ismail, di Kotamobagu, Kamis.

Dia menekankan bahwa sebagai perguruan tinggi keagamaan, IAIM memiliki kapasitas dan sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk mendukung berbagai program Kementerian Agama di tingkat kota.

"Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan dampak nyata, baik bagi sivitas akademika internal kampus maupun bagi masyarakat luas di Kotamobagu," katanya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kotamobagu Jamaluddin Lamato mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, kehadiran IAIM merupakan angin segar bagi upaya peningkatan kualitas layanan dan pembinaan keagamaan di wilayah tersebut.

"Kemenag sangat terbuka dengan perguruan tinggi, khususnya Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK). IAIM dapat menjadi mitra strategis Kemenag, terutama dalam penguatan moderasi beragama di kalangan mahasiswa dan masyarakat," ujar Jamaluddin.

Ia menjelaskan dengan kerja sama ini, penguatan moderasi beragama kepada masyarakat akan semakin luas dan cara berpikir mereka akan semakin terbuka, sikap, dan praktik beragama yang adil dan berimbang.

"Yang dimoderasi adalah cara pandang dan perilaku penganutnya, bukan ajaran agamanya karena agama itu sendiri sudah mengandung prinsip keadilan," ujarnya.

"Tujuannya adalah menghindari perilaku ekstrem atau berlebihan agar tercipta kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di tengah keragaman," kata dia.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026