Logo Header Antaranews Manado

Lapas Amurang bentuk kemandirian warga binaan melalui program SAE

Kamis, 16 Juli 2026 04:51 WIB
Image Print
Personel Lapas Amurang panen terong yang dikelola warga binaan. ANTARA/HO-Lapas Amurang

Manado (ANTARA) - Lapas Amurang, Sulawesi Utara melakukan pembinaan kemandirian warga binaan melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) ketahanan pangan salah satunya dengan budidaya terong.

"Lapas) Kelas III Amurang melaksanakan kegiatan panen terong hasil pengelolaan lahan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan melalui program SAE ketahanan pangan," kata Kalapas Amurang, Eduard Kaligis di Amurang, Rabu.

Program tersebut, kata dia, bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang pertanian sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Menurut dia, hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi motivasi terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan.

"Kami memiliki komitmen mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan," sebut Eduard.

Panen bersama tersebut juga menjadi wujud penguatan sinergi, semangat gotong royong, dan budaya kerja produktif dalam mewujudkan pemasyarakatan yang berdampak bagi masyarakat.

Eduard menambahkan, hasil panen terong tersebut kemudian dikelola usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) warga binaan untuk menghasilkan nilai tambah.

"Kami memberikan pendampingan dan motivasi kepada UMKM warga binaan agar terus mengembangkan kemampuan mengolah hasil panen menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi," ujarnya.

Pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan bertani, tetapi juga membangun jiwa kewirausahaan sebagai bekal bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026