
Seminar budaya 'Wongken Wo Werun' akan tentukan tahun berdiri Wanua Kinilow

Manado (ANTARA) - Panitia penyusunan sejarah 'Wanua Kinilow' bekerjasama dengan Pemerintah Kelurahan Kinilow dan Kinilow Satu akan menyelenggarakan Seminar Budaya dengan tema ‘Wongken Wo Werun’ yang bertujuan menentukan tahun berdirinya Wanua Kinilow.
Seminar tersebut dijadwalkan berlangsung Rabu, 1 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di halaman Kantor Kelurahan Kinilow.
Seminar tersebut merupakan bagian penting dari proses penyusunan dan penerbitan buku sejarah Wanua Kinilow, rencananya dihadiri oleh berbagai tokoh budaya dan masyarakat setempat.
“Pelaksanaan seminar budaya ini sangat penting sebagai langkah awal menentukan tanggal, bulan, dan tahun berdirinya Wanua Kinilow, yang dikenal sebagai negeri tertua di Minahasa dan sebagai wanua ibu suku Tombulu," ujar Ketua Harian Dua Panitia Penyusunan sejarah Wanua Kinilow, Wladimer Pangalila didampingi Ketua Harian Satu Jeffrie Montolalu, di Kinilow, Rabu.
Wladimer mengatakan, kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Majelis Kebudayaan Minahasa (MKM) Wanua Kinilow dan Wanua Kinilow Satu.
"Ini sebagai bagian dari upaya penguatan pelestarian budaya dan identitas masyarakat," ujarnya.
Narasumber lain yang turut hadir antaranya Prof. Dr. Benny Pinontoan. M.Sc. (tim misi 6 Gubernur Sulut), Sonny Moningka (sejarawan/budayawan), Judie Turambi (penulis buku), FMIPA Unsrat (Materi Digitalisasi budaya) serta sosialisasi Bank SulutGo.
Sekretaris Panitia Febry Kaunang dan Bendahara Alain Pusung menjelaskan tentang proses penyusunan sejarah dan pentingnya momen pengukuhan pengurus sebagai bagian dari langkah strategis memajukan budaya daerah.
Kelompok Kawasaran, grup kolintang dan kelompok musik lainnya yang akan menyemarakkan seminar tersebut.
Rangkaian kegiatan ini direncanakan dihadiri dan dibuka langsung oleh Pemerintah Kota Tomohon sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
Seminar dan pengukuhan ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya masyarakat Wanua Kinilow serta menjadi momentum penting dalam meneguhkan sejarah dan tradisi daerah yang telah ada sejak lama.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
