
Kodaeral VIII distribusikan bantuan korban gempa di Pulau Kawio Sangihe

Manado (ANTARA) - Kodaeral VIII mulai mendistribusikan bantuan untuk warga korban gempa di Pulau Kawio, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
"Kami mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Kepulauan Kawio Sangihe," kata Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, melalui Komandan Lanal Tahuna, Kolonel Laut (P), Hadi Subandi di Tahuna, Jumat.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan logistik kemanusiaan, antara lain bahan makanan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan darurat, serta kebutuhan lain yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.
Proses distribusi bantuan dilakukan secara langsung oleh personel Kodaeral VIII bersama prajurit TNI AL dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat guna memastikan bantuan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.
Selain menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat, rombongan Kodaeral VIII juga meninjau sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta dampak yang ditimbulkan oleh bencana sekaligus melaksanakan gotong royong bersama warga membantu membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa.
Masyarakat Pulau Kawio menyambut baik kehadiran TNI AL - Kodaeral VIII yang telah menempuh perjalanan laut untuk mengantarkan bantuan hingga ke wilayah terluar.
"Kodaeral VIII menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir membantu masyarakat dalam setiap situasi, khususnya saat terjadi bencana alam," ujarnya.
Dia berharap, semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta memperkuat ketahanan masyarakat di wilayah Kepulauan Kawio dan sekitarnya.
Pada Senin, 08 Juni 2026 pukul 06:37:42 WIB wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi tektonik dan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M7,7 pada kedalaman 47 kilometer.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80° LU; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
