Logo Header Antaranews Manado

PLN dan Pemprov Sulut bersihkanMalalayang Beach Walk

Selasa, 9 Juni 2026 19:02 WIB
Image Print
PT PLN bersama Pemprov Sulut saat membersihkan pantai Malalayang. Antara/HO-PLN

Manado (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut membersihkan kawasan Malalayang Beach walk, di Manado, Selasa.

"Kegiatan ini kami lakukan untuk menunjukkan aksi nyata peduli lingkungan sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026," kata General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, di Manado, Selasa.

Dia mengatakan unit PLN UP3 Manado dan PLN UP2D Suluttenggo dan insan PLN melebur bersama ribuan peserta dalam aksi bersih-bersih pantai dan lingkungan yang dipusatkan di kawasan ikonik Malalayang Beach Walk (MBW), Kota Manado, yang menjadi salah satu tujuan wisatawan.

Menurutnya, agenda ini menjadi bukti kolaborasi kuat antara Pemprov Sulut, BUMN, TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, hingga elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dari ancaman pencemaran sampah.

Kegiatan membersihkan kawasan Malalayang Beach walk di dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.

Dia menegaskan bahwa keterlibatan aktif PLN dalam hari lingkungan hidup ini merupakan cerminan dari transformasi perusahaan yang memadukan penyediaan energi andal dengan tanggung jawab terhadap bumi.

"Bagi PLN menghadirkan listrik yang andal ke rumah-rumah warga harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kelestarian alam. Aksi nyata di Malalayang Beach Walk ini adalah bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang telah menjadi jiwa dari setiap proses bisnis kami," ungkap Usman.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus, mengapresiasi sinergi seluruh pihak dan menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk PLN. Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa setiap tindakan kecil yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas lingkungan yang diwariskan kepada generasi mendatang,” ungkap Gubernur.

Aksi pembersihan yang dimulai sejak pagi hari tersebut digerakkan secara terstruktur. Ratusan relawan PLN yang dilengkapi dengan kantong sampah ramah lingkungan (biodegradable trash bag) menyisir sepanjang garis pantai dan memisahkan langsung sampah organik serta anorganik.

Selain aksi bersihbersih sampah, PLN UID Suluttenggo juga melakukan aksi penanaman bibit mangrove di seputaran lokasi pesisir Malalayang.

Penanaman ekosistem pesisir ini ditujukan sebagai langkah preventif jangka panjang untuk mencegah abrasi pantai, mereduksi emisi karbon, serta menyediakan habitat yang aman bagi pemulihan biota laut lokal.

Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, mengatakan bahwa pemilihan kawasan Malalayang Beach walk sebagai lokasi aksi bukan tanpa alasan, karena MBW kini telah menjelma menjadi destinasi wisata sekaligus ruang interaksi sosial favorit warga Manado dan wisatawan.

"Sebagai wajah baru pariwisata perkotaan, menjaga keindahan dan kebersihan MBW telah menjadi tanggung jawab kolektif. Melalui aksi ini, kami berkomitmen memastikan daerah pesisir Manado tetap indah, nyaman dikunjungi, serta bebas dari sampah plastik yang dapat merusak estetika pantai dan mengancam ekosistem biota laut," jelas Revi.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026