
Pelindo Manado rutin lakukan simulasi bencana

Manado (ANTARA) - PT Pelindo Regional 4 Manado rutin melakukan simulasi bencana sebagai langkah antisipasi mengingat wilayah Sulawesi Utara rawan terjadi bencana alam.
"Mengingat Kota Manado dan wilayah Sulawesi Utara akhir-akhir ini rawan terjadi bencana alam, seperti gempa bumi, kebakaran, banjir, dan longsor, maka PT Pelindo Regional 4 Manado rutin menggelar simulasi penanganan bencana," kata General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie di Manado, Jumat.
Dia mengatakan simulasi dilakukan secara berkala dengan melibatkan seluruh pegawai, baik di kantor maupun lapangan.
Berdasarkan pengalaman menghadapi gempa bumi terjadi beberapa waktu lalu, pihaknya telah melakukan simulasi untuk penanganan bencana, seperti gempa bumi dan kebakaran.
"Simulasi dilakukan dengan melibatkan seluruh pegawai, baik yang berada di kantor maupun di lapangan,” katanya.
Pada April 2026, Pelabuhan Manado melaksanakan simulasi kebakaran dan menyusun pedoman simulasi gempa bumi.
Pedoman keselamatan juga ditempatkan di ruangan VIP berupa safety briefing agar setiap kegiatan di terminal maupun kunjungan tamu dapat berjalan sesuai prosedur saat terjadi bencana.
Ia mengatakan pada pedoman dan safety briefing dijelaskan jalur evakuasi di pelabuhan serta apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana.
Untuk mengantisipasi kebakaran, Pelindo Regional 4 Manado juga telah menyediakan alat pemadam api ringan (apar) di sejumlah lokasi. Apar tersebut telah diperbarui dan dilakukan pengisian ulang agar siap digunakan kapan saja.
“Kami juga berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran sehingga jika nanti terjadi sesuatu di pelabuhan, maka akan menjadi prioritas untuk ditangani,” kata Nurlayla.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
