Logo Header Antaranews Manado

Pemkot Manado tingkatkan pengawasan kesehatan sapi kurban

Senin, 25 Mei 2026 08:14 WIB
Image Print
Sapi jenis Limosin bantuan Presiden untuk warga Kota Manado. ANTARA/Nancy Tigauw

Manado (ANTARA) - Pemerintah Kota (pemkot) Manado, Sulawesi Utara meningkatkan pengawasan kesehatan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto di daerah tersebut.

"Pemeriksaan kesehatan untuk sapi kurban bantuan Presiden dilakukan secara berkala, guna menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Joy Nixon Tumbel, di Manado, Minggu.

Dia menjelaskan sapi yang dipilih untuk bantuan presiden menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan fisik, dan pemberian vaksinasi serta vitamin.

Kesehatan sapi kurban dipantau secara ketat, katanya, guna memastikan kelayakan konsumsi daging saat disalurkan kepada masyarakat.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Tujuannya memastikan sapi terbebas dari penyakit menular dan layak dikonsumsi,” kata Joy.

Dijelaskan Joy, terhadap sapi kurban presiden dilakukan pemeriksaan antemortem meliputi pemeriksaan suhu tubuh, mata dan hidung, pernapasan dan pencernaan, perilaku, serta kulit dan bulu.

“Proses pemeriksaan dilakukan oleh dokter hewan yang punya otoritas untuk menyatakan bahwa sapi layak untuk dipotong,” ucapnya.

Sapi kurban juga diberi vaksin untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang paling sering menyerang ternak sapi.

Peternak Sapi Manado, Joko Sugianto mengatakan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berjenis Limosin.

"Sapi bantuan Presiden Prabowo, untuk untuk masyarakat Sulut dari jenis limosin ini kami diberi nama Tukul," kata Joko.

Dia mengatakan bantuan hewan kurban ini untuk masyarakat Kota Manado, Sulawesi Utara, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

"Sapi dari jenis limosin ini yang diberi nama Tukul, dengan bobot 850 kilogram (Kg)," katanya.

Joko mengatakan ini merupakan tahun kedua baginya menyediakan sapi bantuan presiden (Banpres) untuk Kota Manado.

Dia mengatakan sapi yang diberi nama Tukul ini, sudah dipesan sejak dua pekan lalu bersama enam sapi bantuan presiden yang akan disalurkan ke enam kabupaten-kota di Sulut.

Sugianto bilang, sapi yang diberi nama Tukul terpilih karena sesuai dengan kriteria sapi Banpres yang ditentukan bagian Sekretariat Presiden (Setpres), dari sisi bobot dan kesehatan.

“Pemesanan langsung dari bagian Sekretariat Presiden. Mereka tentukan kriteria nanti kita menyesuaikan dengan stok sapi yang ada di peternakan,” ungkapnya.

Enam kabupaten yang juga menerima sapi kurban bantuan Presiden RI, selain Manado, juga untuk Bitung, Sitaro, Talaud, Minsel, dan Minut. Sapi-sapi ini, jenisnya mulai dari cross, limosin, limosin cross, simental, dan PO.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026