
Peserta program JKN di Sulawesi Utara capai 2.644.723 jiwa

Manado (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan, Rima Fien Lolong mengatakan, jumlah warga Sulawesi Utara yang telah menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 2.644.723 jiwa.
"Hingga 1 April 2026 cakupan kepesertaan JKN di Sulawesi Utara telah mencapai angka 2.644.723 jiwa, atau 99,61% dari total penduduk," kata Kepala Dinas Kesehatan, Rima Fien Lolong di Manado, Sabtu.
Angka kepesertaan yang mencapai 99 persen tersebut, menurut dia, adalah capaian luar biasa yang menempatkan Provinsi Sulut di ambang kesempurnaan cakupan.
Meski demikian, menurut Rima, di balik capaian yang membanggakan ini, terdapat realitas data yang mana tingkat keaktifan peserta saat ini masih berada di angka 78,69 persen.
Artinya, masih ada tugas besar untuk memastikan kepesertaan yang ada benar-benar memberikan proteksi aktif saat dibutuhkan.
Dari sisi anggaran, kata dia, Pemerintah Provinsi Sulut terus menunjukkan keberpihakan yang nyata.
"Pada 2025, kita telah merealisasikan pembayaran iuran sebesar Rp989 miliar atau rata-rata Rp82 miliar setiap bulan," katanya menambahkan.
Dukungan fiskal ini, menurut dia, sebanding dengan manfaat masif yang dirasakan masyarakat.
Biaya pelayanan kesehatan yang direalisasikan BPJS Kesehatan di Sulawesi Utara mencapai Rp2,92 triliun untuk menangani lebih dari 2,49 juta kasus.
Angka-angka ini adalah simbol dari nyawa yang terselamatkan dan keluarga yang terhindar dari kesulitan ekonomi.
"Infrastruktur kita pun siap melayani dengan 441 FKTP dan 61 rumah sakit/klinik utama yang telah bekerja sama," ujarnya.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
