
SDN Sunuian-Minahasa direvitalisasi Kemendikdasmen usai dihantam puting beliung

Manado (ANTARA) - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sinuian, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa direvitalisasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) usai dihantam angin puting beliung.
"Kemendikdasmen akan membantu pembangunan ruang kelas baru, kantor serta infrastruktur pendukung lainnya," kata Kepala SDN Sinuian, Nonie Tombeng di Minahasa, Sabtu.
Nonie mengatakan, kondisi ruang kelas sudah dalam kondisi kurang baik sebelumnya, dan makin parah kondisinya setelah dihantam angin puting beliung.
"Atap bocor dan langit-langit hancur dan ambruk," kata Nonie.
Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas belajar dan mengajar terganggu karena kondisi ruang kelas banjir karena tetesan air.
"Aktivitas belajar bisa berjalan kalau kondisi tidak hujan. Bahkan kalau mendung anak sekolah sudah dipulangkan. Kondisi ruang kelas yang tidak menunjang juga menyebabkan siswa belajar harus digabung," kata Nonie.
Dia berharap, setelah direvitalisasi Kemendikdasmen aktivitas belajar dapat berlangsung kondusif, siswa merasa nyaman saat belajar.
"Dengan kondisi sekolah yang semakin baik, kami berharap semakin banyak pula murid baru yang mendaftar. Orang tua murid kebanyakan menyekolahkan anaknya ke desa terdekat lainnya," kata Nonie.
SDN Sinuian menjadi salah satu satuan pendidikan yang dikunjungi Menteri Dikdasmen, Abdul Mu'ti saat berkunjung ke Kabupaten Minahasa pada Rabu (22/4)
Kemendikdasmen memberikan bantuan revitalisasi SDN tersebut sebesar Rp2 miliar lebih untuk membangun ruang kelas, kantor, serta toilet.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
