
Pangdam Merdeka harap prajurit muda profesional dan dekat dengan rakyat

Manado (ANTARA) - Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus mengharapkan, prajurit muda yang baru menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) profesional dan dekat dengan rakyat.
“Jadilah prajurit yang adaptif, cerdas, dan berkarakter, serta mampu menjawab dinamika tantangan tugas yang terus berkembang,” tegas Pangdam Mayjen TNI Mirza Agus saat penutupan Dikmaba TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Minahasa Selatan, Sabtu.
Pangdam menyampaikan keyakinannya para lulusan Dikmaba telah memiliki bekal yang kuat untuk menjadi prajurit yang profesional, tangguh, dan membanggakan bagi satuan, bangsa, dan negara.
Menurut dia, upacara penutupan Dikmaba menandai berakhirnya masa pendidikan dasar bagi para prajurit siswa yang telah menjalani pembentukan mental, fisik, dan karakter sebagai calon Bintara TNI AD.
"Selesainya pendidikan tersebut, para prajurit resmi menyandang status sebagai Bintara TNI AD dan siap memasuki tahap pengabdian di satuan masing-masing," ujarnya.
Pangdam XIII/Merdeka menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Bintara muda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Dia kembali menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin tinggi, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pendidikan.
Beliau juga memberikan apresiasi kepada Danrindam XIII/Merdeka beserta seluruh jajaran, para Gumil, dan pelatih yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dalam mendidik dan membentuk prajurit menjadi sosok yang tanggap, tanggon, dan trengginas.
"Status sebagai Bintara bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar. Para prajurit muda diingatkan, setelah menyelesaikan pendidikan kecabangan, mereka akan ditempatkan di berbagai wilayah tugas, termasuk daerah dengan tingkat tantangan dan risiko tinggi," katanya menambahkan.
Pangdam mengingatkan beberapa hal kepada prajurit muda, di antaranya senantiasa memegang teguh Sapta Marga, sumpah prajurit, dan delapan wajib TNI sebagai pedoman hidup.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
