Logo Header Antaranews Manado

BMKG: Waspadai tinggi gelombang 2,5 meter di perairan Sulut

Senin, 13 April 2026 21:36 WIB
Image Print
BMKG memperkirakan tinggi gelombang hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya. Perahu nelayan hingga kapal Feri diharapkan berhati-hati. Tampak kapal Saint Mary yang melayani wilayah kepulauan sandar di Pelabuhan Manado. ANTARA/Karel A Polakitan

Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga mewaspadai tinggi gelombang hingga 2,5 meter di perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 17 April 2026," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Bitung, Ricky D Aror, di Manado, Senin.

Secara umum, kata dia, angin bertiup dari barat dengan kecepatan rata-rata 6 - 15 knot.

Sementara kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di perairan selatan Sulawesi Utara.

Kondisi tersebut, menurut dia dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Dia menyebutkan tinggi gelombang antara 1,25 meter hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan selatan Sulawesi Utara dan wilayah perairan timur Kabupaten Minahasa Utara.

Kondisi tinggi gelombang serupa juga di perkirakan terjadi di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), perairan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, dan Laut Maluku.

Ricky menambahkan, BMKG juga memantau Typhoon Sinlaku di utara Papua, akan tetapi tidak berdampak langsung untuk cuaca di Sulawesi Utara.

Dia berharap perahu nelayan memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Selanjutnya, kapal tongkang memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal Feri berhati-hati dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026