Logo Header Antaranews Manado

Viral kasus mesum di Taman Langsat, ini tanggapan Gubernur Jakarta

Jumat, 20 Juni 2025 16:30 WIB
Image Print
Petugas Satpol PP Jakarta Selatan memasang spanduk larangan berbuat asusila di Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (17/6/2025). ANTARA FOTOReno Esnir/foc. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menanggapi terjadinya kasus mesum sejoli yang mengunjungi Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada dinihari beberapa waktu lalu.

Menurut Pramono, persoalan itu perlu diselesaikan dengan meningkatkan keamanan, bukan dengan membatalkan peraturan dibukanya taman selama 24 jam.

"Ketika saya awal-awal menyampaikan gagasan, ide tentang taman dibuka 24 jam banyak orang yang protes. Jangan sampai nanti digunakan untuk asusila dan sebagainya," kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Barat, Jumat.

Pramono mengatakan, peraturan tersebut juga sebelumnya telah didiskusikan bersama dengan warga.

"Maka saya menjawab dengan sederhana, inilah yang harus diatasi. Bukan kemudian tamannya tidak boleh dibuka 24 jam," katanya.

Taman-taman tersebut dibuka selama 24 jam berdasarkan kesepakatan dengan warga setempat.

"Kalau warga tidak setuju, saya juga tidak akan membuka itu. Contohnya, Taman Ecopark di Tebet. Maunya cuma sampai 10 malam, kita buka sampai 10 malam," kata Pramono.

Sebelumnya, kejadian mesum di Taman Langsat sempat disorot legislatif. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau menilai semestinya Pemprov DKI bisa mengantisipasi potensi kegiatan negatif sebelum pembukaan taman 24 jam.

"Ini memang sudah menjadi risikonya apabila Pemprov DKI Jakarta membuka beberapa taman selama 24 jam. Seharusnya, masalah ini sudah diantisipasi sejak awal," kata Bun Joi.

Bun pun meminta agar Pemprov DKI Jakarta meningkatkan pengamanan seperti patroli di taman-taman yang dibuka selama 24 jam agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Jakarta Barat, Jumat (20/6/2025). (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.)



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026