Bob Hasan meninggal
Selasa, 31 Maret 2020 12:39 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Bob Hasan berpose usai meninjau pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Atletik di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (3/9/2019). PB PASI terus memberikan latihan kepada atlet-atlet atletik sebagai persiapan ajang SEA Games 2019 di Filipina. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Bob Hasan, Ketua PB PASI yang juga pernah menjabat menteri perindustrian dan perdagangan era Presiden Soeharto wafat pada pukul 11.00 WIB di RSPAD Jakarta, Selasa.
"Iya. Innalillahi Wa'Innalillahi Ro'Jiun. Saya tadi konfirmasi ke pak Tigor Tanjung (Sekretaris Jenderal PASI). Om Bob meninggal," kata Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto.
Kabar meninggalnya Bob Hasan pada usia 89 tahun itu tersebar melalui whatsapp di kalangan media.
q"Assalammualaikum menginfokan kepada senior dan teman teman. Innalillahi Wa'Innalillahi Ro'Jiun telah kembali ke rahmatullah Bapak. Bob Hasan pada jam 11.00 siang di RS.PAD, Mari Doakan semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah," tulis pesan tersebut.
Menurut Gatot, wafatnya tokoh pembina atletik Indonesia itu tidak terkait terkait dengan isu virus corona COVID-19.
Jenazah pengusaha ternama sekaligus Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menurut rencana akan dikebumikan di Ungaran, Jawa Tengah.
"Menurut rencana beliau akan dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah," ungkap Gatot.
"Iya. Innalillahi Wa'Innalillahi Ro'Jiun. Saya tadi konfirmasi ke pak Tigor Tanjung (Sekretaris Jenderal PASI). Om Bob meninggal," kata Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto.
Kabar meninggalnya Bob Hasan pada usia 89 tahun itu tersebar melalui whatsapp di kalangan media.
q"Assalammualaikum menginfokan kepada senior dan teman teman. Innalillahi Wa'Innalillahi Ro'Jiun telah kembali ke rahmatullah Bapak. Bob Hasan pada jam 11.00 siang di RS.PAD, Mari Doakan semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah," tulis pesan tersebut.
Menurut Gatot, wafatnya tokoh pembina atletik Indonesia itu tidak terkait terkait dengan isu virus corona COVID-19.
Jenazah pengusaha ternama sekaligus Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menurut rencana akan dikebumikan di Ungaran, Jawa Tengah.
"Menurut rencana beliau akan dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah," ungkap Gatot.
Pewarta : Dadan Ramdani
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atlet Norwegia, Jakob Ingebrigtsen juara lari 5.000 meter putra Olimpiade Paris
11 August 2024 7:27 WIB, 2024
McLaughlin-Levrone pecahkan rekor dunia lari gawang 400 m Olimpiade 2024
09 August 2024 16:12 WIB, 2024
Atlet Swedia Armand Duplantis pecahkan rekor Olimpiade Paris cabang lompat galah
06 August 2024 9:52 WIB, 2024
Atlet lompat tinggi putri Ukraina raih medali emas Olimpiade Paris 2024
05 August 2024 6:46 WIB, 2024