Bitung,  (AntaraSulut) - Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri mengatakan, Kota Bitung memiliki julukan Kota serba dimensi yaitu Kota Pelabuhan, Kota Pariwisata dan Kota Pemerintahan yang memiliki potensi alami seperti cagar alam, Gunung, Hutan Lindung, Teluk, dan Selat Lembeh dengan 95 titik selam 16 pulau.  
    "Karena itu,  banyak peluang investasi yang dapat dilaksanakan di Kota Bitung yang bertujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi masyrakat," kata Wakil Wali Kota Ir Maurits Mantiri menerima kunjungan dari Forum Manado International Conference on Tourism Investment 2017 FMICT 2017.
    Mantiri mengatakan, peluang investasi yang ditawarkan meliputi pembangunan hotel dan resort, atraksi pariwisata seperti ecotourism dan diving.
    Mantiri menjabarkan profil singkat Kota Bitung yang merupakan kota yang memiliki peran penting dalam menunjang Logistik, distribusi Barang dan Jasa melalui Pelabuhan di Kota Bitung.         
  "Berhubung di ujung bagian Timur Pulau Sulawesi maka menjadi salah satu keunggulan bagi Kota Bitung sebagai pusat perdagangan di Kawasan Asia Pasifik," kata Mantiri.
    Juga, lanjutnya, Kota Bitung memiliki potensi geotermal, pertambangan, pertanian, perkebunan dan perikanan serta memiliki potensi lainnya dibidang industri.
    Industri yang ada seperti industri kelautan dan perikanan, industri mie instan, semen, galangan kapal, arang, pengolahan ikan dan industri minyak kelapa..
    Mantiri mengatakan, sebagai kota yang memiliki potensi-potensi tersebut, juga ditunjang dengan pembangunan mega proyek. 
    "Ada beberapa alasan utama, mengapa Kota Bitung merupakan destinasi menarik untuk dikunjungi maupun tujuan investasi yang pertama," ungkap Mantiri.
    Menurut Mantiri, Kota Bitung juga memiliki  Muck Diving terbaik di dunia dengan 95 titik selam dimana berbagai Biota Laut yang unik terdapat di 95 titik penyelaman tersebut dan . Kota Bitung me,iliki hewan endemik unik di Taman Nasional Tangkoko seperti Tarsius Spektrum.
    "Untuk budaya musik dan tarian dari berbagai suku dan etnis yang ada di Kota Bitung serta kuliner," ungkap Mantiri.
    

Pewarta : Marlita Korua
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026