Manado, (AntaraSulut) - Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan
Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau
Satgas Waspada Investasi kembali menghentikan kegiatan penghimpunan dana
masyarakat atau kegiatan usaha yang tidak memiliki izin dari otoritas
manapun dalam menawarkan produknya sehingga berpotensi merugikan masyarakat
dan diduga melanggar ketentuan yang berlaku.

Untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Satgas Waspada Investasi
menyatakan tujuh perusahaan dimaksud harus menghentikan kegiatan usahanya
sampai dengan perusahaan-perusahaan tersebut memperoleh izin dari otoritas
yang berwenang.

Tujuh perusahaan tersebut adalah :

1.    PT Crown Indonesia Makmur;

2.    Number One Community;

3.    PT Royal Sugar Company;

4.    PT Kovesindo;

5.    PT Finex Gold Berjangka;

6.    PT Trima Sarana Pratama (CPRO-Indonesia); dan

7.    Talk Fusion

Kegiatan perusahaan tersebut selama ini sudah menjadi perhatian dan
pemantauan oleh Satgas Waspada Investasi berdasarkan informasi yang
disebarkan perusahaan tersebut melalui berbagai media sosial baik cetak
maupun elektronik.

Satgas telah memanggil perusahaan-perusahaan tersebut, tetapi PT Crown
Indonesia Makmur, Number One Community, PT Royal Sugar Company, PT
Kovesindo, PT Finex Gold Berjangka tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Dua
perusahaan lain, yaitu PT Trima Sarana Pratama (CPRO-Indonesia) dan Talk
Fusion menghadiri panggilan Satgas serta bersikap kooperatif sehingga
Satgas masih memberikan kesempatan untuk mengurus perizinannya sesuai
ketentuan perundang-undangan instansi terkait yaitu Kementerian Perdagangan
RI dan BKPM.

Satgas juga telah melakukan tindak lanjut penanganan terhadap perusahaan
tersebut dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku menyatakan bahwa tujuh
perusahaan itu harus menghentikan kegiatan usahanya.

Untuk itu, Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat agar tidak melakukan
kegiatan investasi dengan tujuh perusahaan tersebut dan melaporkan kepada
Satgas Waspada Investasi apabila perusahaan itu masih melakukan kegiatan
sebelum mendapatkan izin dari otoritas yang berwenang.

Selanjutnya Satgas Waspada Investasi menghimbau kepada masyarakat agar
sebelum melakukan investasi untuk memahami hal-hal sebagai berikut :

1.    Memastikan perusahaan yang menawarkan investasi tersebut memiliki
izin usaha dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang
dijalankan.

2.    Memastikan bahwa pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki
izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat bisa
mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 1500655,
email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.


Berikut informasi lengkap, mengenai tujuh perusahaan yang dihentikan
kegiatan usahanya oleh Satgas Waspada Investasi;*

*1.   **PT Crown Indonesia Makmur/Crown99*a.    Struktur Organisasi1)    Direktur Utama/Owner : Doni Bismad, SH,    Wakil Direktur Utama/ Founder : Sigit Arianto,  CRO : Dessy Mauliana, Proses Transfer Dana : Rita Sagita Putri,    Rekap Seluruh Data : Seko Adja,    Pembuatan ID CARD : Jaka Chaniago,  Admin PT. Crown Indonesia Makmur     Safitri Neni dan Maya, bagia Pencairan G,       Fifie Wijaya dan Salsa Bella, bagian List Data PH Member, Desye Diviananda, bagian Bonus Kaos dan *Fee                       Ruthvita Lestari Nainggolan, bagian Bonus HP dan Data TM Lorina, bagian Rekomendasi Konsultan
Baru Eva Tataung Manurip, bagian ID Card Konsultan dan Member, ID TM ,Roslina Apriyanti, bagian Surat Saham.
b.    Alamat
1)    JL. Arif Rahman Hakim Komplek Ruko Way Halim 8H, Kec. Way Halim,
Bandar Lampung, Lampung.
2)    JL. Arif Rahman Hakim Komplek Ruko Autoparts Way Halim No. 32, 33,
35, Kec. Way Halim, Bandar Lampung, Lampung.
c.    Kegiatan Usaha
Awal kegiatan dari PT Crown Indonesia Makmur adalah sebuah komunitas sosial
yang saling bantu membantu antar sesama member/anggota. Dalam kegiatan
sosial tersebut tidak ada pengembalian modal dan tidak ada barang ataupun
produk yang dijual oleh PT Crown Indonesia Makmur/ Crown99. Kemudian pada
tanggal 28 Juni 2016, PT Crown Indonesia Makmur/ Crown99 mulai berdiri
dengan menyatakan bahwa komunitas yang berbadan hukum dengan sistem “dari
kita untuk kita”.
d.    Modus Operandi
1)    Mengajak masyarakat untuk mentransfer dana ke kas PT Crown Indonesia
Makmur/ Crown99 dengan bagi bagi hasil sebesar 30% (tiga puluh persen)
setiap bulan. Rincian bonus yang ditawarkan :
                             i.        Keuntungan Tiap Bulan :
*Jumlah PH*Rp 200.000, Rp 500.000, Rp 1.000.000, Rp 2.000.000,Rp 3.000.000,Rp 4.000.000,Rp 5.000.000

*Jumlah Cair Tiap Bulan* Rp 60.000, Rp 150.000, Rp 300.000, Rp 600.000, Rp 900.000, Rp 1.200.000, Rp 1.500.000

                           ii.        Bonus Sponsor

*Reward Royalti Sponsor* adalah 5% (lima persen) dari nilai transfer member
yang dibawa bergabung di PT Crown Indonesia Makmur/ Crown99.

                          iii.        Bonus Konsultan adalah sebesar 5%
(lima persen) per bulan.

2)    Menawarkan kepada member untuk membeli saham PT Crown Indonesia
Makmur dengan minimal pembelian adalah Rp 200.000,- sampai maksimal Rp
200.000.000,-. Pemberian saham tersebut diberikan kepada member dengan
investasi sebesar di atas Rp 20.000.000,-.

e.    Hal-Hal Yang Telah Dilakukan Satgas Waspada Investasi

1)    Pada tanggal 10 Januari 2017, Satgas Waspada Investasi mengundang
Pengurus PT Crown Indonesia Makmur untuk dapat menjelaskan legalitas dan
kegiatan usaha dalam rapat Satgas Waspada Investasi pada tanggal 24 Januari
2017. Surat tidak dapat disampaikan dikarenakan alamat dari PT Crown
Indonesia tidak dikenal sehingga surat tersebut kembali lagi kepada OJK
sebagai pengirim.

2)    Pada tanggal 24 Januari 2017 dan 31 Januari 2017, Satgas Waspada
Investasi melakukan rapat pembahasan terkait dengan legalitas dan kegiatan
usaha PT Crown Indonesia Makmur.

3)    Pada tanggal 7 Februari 2017, Satgas Waspada Investasi menyampaikan
Laporan Informasi kepada Kepolisian Daerah Lampung terkait dengan kegiatan
yang dilakukan oleh PT Crown Indonesia Makmur yang diduga melanggar
ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dan Undang-Undang Nomor
8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan
kewenangan yang dimiliki.

4)    Kegiatan usaha PT Crown Indonesia Makmur/Crown99 dihentikan oleh
Satgas Waspada Investasi sejak tanggal 24 Januari 2017.

*2.   **Number One Community*

a.    Struktur Organisasi

CEO : Arifiawan Budi Santoso (sebagai informasi yang bersangkutan pernah
menjadi manager dalam kegiatan MMM).

b.    Alamat

Tidak diketahui.

c.    Kegiatan Usaha

Number One Community adalah sebuah komunitas dimana orang saling membantu
yang baru dimulai pada bulan Mei 2016. Number One Community memberikan
program dasar teknis, yang membantu jutaan peserta di seluruh dunia untuk
menemukan mereka yang membutuhkan bantuan, dan mereka yang siap untuk
memberikan bantuan secara GRATIS. Semua dana ditransfer ke peserta lain
adalah bantuan yang anda diberikan karena niat baik anda sendiri untuk satu
sama lain, benar-benar gratis. Sebagai informasi, kegiatan tersebut mirip
dengan kegiatan yang pernah dicetuskan oleh Sergei Mavrodi dengan
sistem *Mavrodi
Mondial Moneybox* (MMM).

d.    Modus Operandi

Member membayarkan investasi awal yang nilainya berkisar antara Rp
500.000,- sampai dengan Rp 50.000.000,-. Keuntungan yang ditawarkan jika
menjadi member pasif adalah mendapatkan keuntungan 25% (dua puluh lima
persen) per 15 hari selama 10 kali. Bagi member yang aktif akan mendapatkan
bonus sponsor dan bonus pairing.





e.    Hal-Hal Yang Telah Dilakukan Satgas Waspada Investasi

1)    Berdasarkan hasil rapat Satgas Waspada Investasi tanggal 24 Januari
2017 dan tanggal 31 Januari 2017, kegiatan yang dilakukan oleh Number One
Community berpotensi merugikan masyarakat. Dalam kegiatan Number One
Community tidak terdapat kegiatan jual beli barang sehingga berpotensi
terjadi *Money Game*. Satagas Waspada Investasi telah mengajukan permohonan
untuk dilakukan pemblokiran terhadap situs yang digunakan oleh Number One
Community sebagai bentuk perlindung kepada masyarakat agar tidak ada yang
tertipu dengan kegiatan tersebut.

2)    Kegiatan usaha Number One Community dihentikan oleh  Satgas Waspada
Investasi sejak tanggal 24 Januari 2017.

*3.   **PT Royal Sugar Company*

a.    Struktur Organisasi

Tidak terdapat informasi yang cukup terkait dengan susunan Direksi dari PT
Royal Sugar Company. Namun berdasarkan informasi di situs PT Royal Sugar
Company, pimpinan perusahaan adalah Soleh Wicaksana.

b.    Alamat

1)    Kantor Pusat :

Jalan K.H. Thoyyib No. 192 RT/RW : 005/005, Kel. Cilongok, Kec. Cilongok,
Banyumas, Jawa Tengah.

2)    Kantor Perwakilan Purbalingga :

Jalan K.H. Muh Umar Kedungkaret Pagerangong No. 298, Purbalingga.

3)    Kantor Perwakilan Tulungagung :

Jalan Ki Hajar Dewantara No. 177 Beji Boyolangu, Tulungagung.

c.    Kegiatan Usaha

PT. Royal Sugar Company mulai didirikan pada tanggal 19 November 2013 di
Banyumas, Jawa Tengah. Perusahaan tersebut bergerak di bidang produksi
gula. Dana Investasi para investor digunakan untuk pengembangan usaha,
seperti membeli lahan, pembelian mesin dan alat dan juga digunakan untuk
membangun tempat produksi dan pembangunan gudang baru.

d.    Modus Operandi

Melakukan penawaran investasi dengan bonus yang ditawarkan yaitu :

PAKET XS

Rp 5.000.000.

Profit Sharing Bernilai 7% (tujuh persen) per bulan dari nominal investasi,
jangka waktu kemitraan yaitu 6 bulan dan dapat di perpanjang sesuai kontrak.

PAKET S

Rp 10.000.000.

Profit Sharing Bernilai 25% (dua puluh lima persen) per bulan dari nominal
investasi, jangka waktu kemitraan yaitu 4/6/12 bulan dan dapat di
perpanjang sesuai kontrak.

PAKET M

Rp 20.000.000.

Profit Sharing Bernilai 13% (tiga belas persen) per bulan dari nominal
investasi, jangka waktu kemitraan yaitu 6 bulan dan dapat di perpanjang
sesuai kontrak.

PAKET L

Rp 40.000.000.

Profit Sharing Bernilai 17% (tujuh belas persen) per bulan dari nominal
investasi, jangka waktu kemitraan yaitu 6 bulan dan dapat di perpanjang
sesuai kontrak.

PAKET XL

Rp 80.000.000.

Profit Sharing Bernilai 20% (dua puluh persen) per bulan dari nominal
investasi, jangka waktu kemitraan yaitu 6 bulan dan dapat di perpanjang
sesuai kontrak.

PAKET XXL

Rp 100.000.000.

Profit Sharing Bernilai 23% (dua puluh tiga persen) per bulan dari nominal
investasi, jangka waktu kemitraan yaitu 4/6/12 bulan dan dapat di
perpanjang sesuai kontrak.

PAKET XXXL

Rp 200.000.000.

Profit Sharing Bernilai 25% (dua puluh lima persen) per bulan dari nominal
investasi, jangka waktu kemitraan yaitu 4/6/12 bulan dan dapat di
perpanjang sesuai kontrak.

e.    Hal-Hal Yang Telah Dilakukan Satgas Waspada Investasi

1)    Pada tanggal 10 Januari 2017, Satgas Waspada Investasi mengundang
Direksi PT Royal Sugar Company untuk dapat menjelaskan legalitas dan
kegiatan usaha dalam rapat Satgas Waspada Investasi tanggal 24 Januari
2017. Namun alamat PT Royal Sugar Company tidak benar.

2)    Pada tanggal 24 Januari 2017, Satgas Waspada Investasi melakukan
rapat pembahasan dengan anggota Satgas Waspada Investasi dari instansi/
lembaga lain terkait dengan kegiatan usaha dan legalitas PT Royal Sugar
Company.

3)    Berdasarkan hasil pengecekan dan penelusuran yang dilakukan oleh
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Surat Izin Usaha Perdagangan
dan Tanda Daftar Perusahaan dari PT Royal Sugar Company tidak terdaftar di
Dinas Perdagangan Banyumas (legalitas palsu).

4)    Pada tanggal 6 Februari 2017, Kementerian Perdagangan Republik
Indonesia mengajukan permohonan Pemblokiran Situs PT Royal Sugar Company
kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

5)    Kegiatan usaha PT Royal Sugar Company dihentikan oleh  Satgas Waspada
Investasi sejak tanggal 24 Januari 2017.



*4.   **PT Kovesindo*

a.    Struktur Organisasi

Tidak diketahui.

b.    Alamat

Jalan M.H. Thamrin 01, Blok A B1, Tower BCA, Jakarta Pusat.

c.    Kegiatan Usaha

Perusahaan yang bergerak di bidang investasi property dan sekuritas.

d.    Modus Operandi

Penawaran Paket Investasi :

1)    Premium : Minimal Deposit : Rp 300.000.

Profit 70% (tujuh puluh persen) dalam jangka waktu 14 hari.

2)    Silver : Minimal Deposit : Rp 500.000.

Profit 84% (delapan puluh empat persen) dalam jangka waktu 14 hari.

3)    Gold : Minimal Deposit : Rp 1.000.000

Profit 98% (sembilan puluh delapan persen) dalam jangka waktu 14 hari.

4)    Platinum : Minimal Deposit : Rp 3.000.000

Profit 112% (seratus dua belas persen) dalam jangka waktu 14 hari.

5)    Titanium: Minimal Deposit : Rp 5.000.000

Profit 126% (seratus dua puluh enam) dalam jangka waktu 14 hari.

6)    Emerald : Minimal Deposit : Rp 10.000.000

Profit 140% (seratus empat puluh persen) dalam jangka waktu 14 hari.

7)    Golden : Minimal Deposit : Rp 15.000.000

Profit 154% (seratus lima puluh empat persen) dalam jangka waktu 14 hari.

8)    Zambrud : Minimal Deposit : Rp 20.000.000

Profit 168% (seratus enam puluh delapan persen) dalam jangka waktu 14 hari.

9)    VIP 1 : Minimal Deposit : Rp 25.000.000

Profit 182% (seratus delapan puluh dua persen) dalam jangka waktu 14 hari.



10) VIP 2 : Minimal Deposit : Rp 30.000.000

Profit 196% (seratus sembilan puluh enam persen) dalam jangka waktu 14 hari.

11) VIP 3 : Minimal Deposit : Rp 50.000.000

Profit 210% (dua ratus sepuluh persen) dalam jangka waktu 14 hari.

12) Super VIP : Minimal Deposit : Rp 100.000.000

Profit 238% (dua ratus tiga puluh delapan persen) dalam jangka waktu 14
hari.

e.    Hal-Hal Yang Telah Dilakukan Satgas Waspada Investasi

1)    Pada tanggal 10 Januari 2017, Satgas Waspada Investasi mengundang
Direksi PT Kovesindo dalam rapat Satgas Waspada Investasi tanggal 24
Januari 2017 untuk dapat menjelaskan legalitas dan kegiatan usaha.

2)    Pada tanggal 24 Januari 2017, Satgas Waspada Investasi melakukan
rapat pembahasan dengan anggota Satgas Waspada Investasi dari instansi/
lembaga anggota Satgas Waspada Investasi.

3)    Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan oleh Badan Pengawas
Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), alamat dari PT Kovensindo di
Jalan M.H. Thamrin 01, Blok A B1, Tower BCA, Jakarta Pusat adalah palsu/
tidak benar. Selain itu juga, PT Kovesindo tidak terdaftar dan tidak berada
di bawah pengawasan Beppebti.

4)    Bappebti telah mengajukan permohonan pemblokiran terhadap situs yang
digunakan PT Kovesindo.

5)    Kegiatan usaha PT Kovesindo dihentikan oleh  Satgas Waspada Investasi
sejak tanggal 24 Januari 2017.



*5.   **PT Finex Gold Berjangka*

a.    Struktur Organisasi

Direktur Utama : Zola Ceasar Verdiwan

b.    Alamat

Central Plaza 73 Floor, Jalan Jenderal Sudirman Kav 57-59 Jakarta 12950

c.    Kegiatan Usaha

Perusahaan yang yang bergerak di bidang Saham Emas, Tambang Batubara,
Trading Forex dan Industri Kelapa Sawit. Selain itu, PT Finex Gold
Berjangka memiliki program yang dinamakan Program Investasi Finex Gold
Berjangka. Keuntungan yang diberikan adalah 30% (tiga puluh persen)
perbulan.













d.    Modus Operandi

1)    Penawaran Investasi yang ditawarkan :

*Modal*

*Profit/ Keuntungan*

*Masa Kontrak*

*Total*

Rp 1.000.000

30% (Rp 300.000)

7 hari kerja

Rp 1.600.000

Rp 2.000.000

30% (Rp 600.000)

7 hari kerja

Rp 2.600.000

Rp 5.000.000

30% (Rp 1.500.000)

7 hari kerja

Rp 6.500.000

Rp 10.000.000

30% (Rp 3.000.000)

7 hari kerja

Rp 13.000.000

Rp 15.000.000

30% (Rp 4.500.000)

7 hari kerja

Rp 19.500.000

Rp 25.000.000

30% (Rp 7.500.000)

7 hari kerja

Rp 32.500.000

Rp 50.000.000

30% (Rp 15.000.000)

7 hari kerja

Rp 65.000.000

Rp 100.000.000

30% (Rp 30.000.000)

7 hari kerja

Rp 130.000.000



2)    Bonus Lain :

No

Paket

Nilai

1.

Standar

2,5%

2.

Medium

5%

3.

Silver

7,5%

4.

Gold

10%

5.

Platinum

12,5%

e.    Hal-Hal Yang Telah Dilakukan Satgas Waspada Investasi

1)    Pada tanggal 10 Januari 2017, Satgas Waspada Investasi mengundang
Direksi PT Finex Gold Berjangka untuk dapat menjelaskan legalitas dan
kegiatan usaha dalam rapat Satgas Waspada Investasi tanggal 24 Januari
2017. Surat undangan tersebut tidak dapat disampaikan dikarenakan alamat PT
Finex Gold Berjangka ternyata tidak ada.

2)    Satgas Waspada Investasi telah melakukan rapat pembahasan dengan
anggota Satgas Waspada Investasi dari Kementerian/ lembaga anggota Satgas
Waspada Investasi tanggal 24 Januari 2017 terkait dengan kegiatan usaha dan
legalitas PT Finex Gold Berjangka.

3)    Berdasarkan hasil pengecekan dan pengecekan yang dilakukan oleh Badan
Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), PT Finex Gold Berjangka
tidak terdaftar dan tidak berada dibawah pengawasan Bappebti.

4)    Bappebti telah mengajukan permohonan pemblokiran situs yang digunakan
oleh PT Finex Gold Berjangka kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika
Republik Indonesia.

5)    Kegiatan usaha PT Finex Gold Berjangka dihentikan oleh  Satgas
Waspada Investasi sejak tanggal 24 Januari 2017.





*6.   **PT Trima Sarana Pratama/ CPRO-Indonesia*

a.    Struktur Organisasi

Direktur : Nuralim.

Komisaris : Khoirul Saleh

b.    Alamat

GG. Sekip Ujung Nomor 35, RT.001 RW.007, Kel. Utan Kayu Selatan

Kec. Matraman, Jakarta Timur.

c.    Kegiatan Usaha

PT Trima Sarana Pratama merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
property dan penyediaan produk suplemen kesehatan dengan cara
pemasaran *Network
Marketing*. PT Trima Sarana Pratama, memberikan solusi dalam kepemilikan
rumah senilai Rp 800.000.000 dan *Pasif Income* kepada semua anggotanya.
Namun apabila dilihat dari Surat Izin Usaha Perdagangan yang dimiliki,
kegiatan usaha dari PT Trima Sarana Pratama adalah Perdagangan besar hasil
pertanian dan hewan hidup, perdagangan besar tekstil, pakaian dan alas
kaki, perdagangan besar barang keperluan rumah tangga dan perdagangan besar
bahan dan perlengkapan bangunan.

d.    Modus Operandi

1)    PT Trima Sarana Pratama memberikan solusi membeli rumah idaman dengan
mudah cukup dengan hanya :

                             i.        *D**own **P**ayment* (DP) murah sebesar
Rp 2.000.000,-.

                           ii.        Cicilan Ringan Hanya 600 Rb x 6 bln
saja.

                          iii.        Jangka waktu yang diberikan singkat.

                          iv.        Bebas bunga.

                            v.        Bebas Hutang.

2)    Skema bisnis:

                             i.        Bulan Pertama :

DP Rp 2.000.000 mendapatkan : Surat Akta Notaris, *Flipchart* dan
brosur-brosur, Souvenir senilai Rp 2 juta, dan seminar *Entrepreneur* cara
mudah beli *Property*.

                           ii.        Bulan Kedua :

Angsuran I : Rp 600.000 mendapatkan *Flipchart*/ modul dan brosur-brosur,
suvenir senilai Rp 1 juta, dan seminar entrepreneur ke-2.

                          iii.        Bulan Ketiga :

Angsuran II : Rp 600.000 mendapatkan *Flipchart*/ modul dan brosur-brosur,
suvenir senilai Rp 1 juta, dan seminar entrepreneur ke-3

                          iv.        Bulan Keempat :

Angsuran III : Rp 600.000 mendapatkan *Flipchart*/ modul dan brosur-brosur,
suvenir senilai Rp 1 juta, dan seminar kepemimpinan.

                            v.        Bulan Kelima :

Angsuran IV : Rp 600.000 mendapatkan *Flipchart*/ modul dan brosur-brosur,
suvenir senilai Rp 1 juta, dan seminar *management*.

                          vi.        Bulan Keenam :

Angsuran V : Rp 600.000 mendapatkan *Flipchart*/ modul dan brosur-brosur,
suvenir senilai Rp 1 juta, dan seminar keuangan dan aset.

                         vii.        Bulan Ketujuh :

Angsuran VI : Rp 600.000 menjadi tamu VVIP dalam Gala Dinner Property,
Penyerahan rumah senilai Rp. 800 juta, dan pembicara seminar.

3)    Bonus Lain

Mendapatkan *royalty* omzet nasional yang dibayarkan setiap bulan +/- Rp.
100 juta s/d Rp 650 juta (pasif *income*).





e.    Hal-Hal Yang Telah Dilakukan Satgas Waspada Investasi

1)    Pada tanggal 3 Februari 2017, Satgas Waspada Investasi mengundang
Direksi PT Trima Sarana Pratama untuk dapat hadir dalam rapat Satgas
Waspada Investasi tanggal 14 Februari 2017.

2)    Dalam rapat Satgas Waspada Investasi tanggal 14 Februari 2017,
Direksi dari PT Trima Sarana Pratama bersedia menandatangani surat
pernyataan yang menyatakan :

                             i.        PT Trima Sarana Pratama menghentikan
kegiatan penawaran kepemilikan rumah dan tidak melakukan perekrutan member
baru mulai hari ini karena tidak memiliki izin sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                           ii.        Berdasarkan hal tersebut, saya
meminta kepada seluruh masyarakat agar dapat mengetahui pernyataan ini dan
berhati-hati apabila ada penawaran sejenis yang mengatasnamakan PT Trima
Sarana Pratama.

                          iii.        Apabila di kemudian hari PT Trima
Sarana Pratama melakukan kegiatan tersebut sebelum mendapatkan izin, saya
bersedia untuk ditindak oleh aparat penegak hukum.

3)    Kegiatan usaha PT Trima Sarana  Pratama (CPRO-Indonesia) dihentikan
oleh  Satgas Waspada Investasi sejak tanggal 14 Februari 2017.



*7.   **Talk Fusion*

a.    Struktur Organisasi

CEO : Bob Reina

b.    Alamat

*1319 Kingsway Road, Brandon Florida, 33510 United Stated.*

c.    Kegiatan Usaha

Talk Fusion utamanya adalah perusahaan yang menyediakan *tools* untuk media
promosi, *branding*, dan *advertising* dalam bentuk digital (video).
Perusahaan ini berdiri pada tahun 2007 oleh Bob Reina (CEO), yang tujuan
utama perusahaan ini adalah menawarkan klien mereka sebuah layanan terbaik
dalam video *marketing* secara *online*. Visi mereka adalah menjadi
pemimpin global dalam komunikasi video, sangat sesuai dengan *tagline*
mereka, yaitu “Menyatukan Dunia Dengan Kekuatan Video”.

d.    Modus Operandi

Menawarkan video serbaguna (live meeting, video email, sign uap forms,
video newsletter, dan video cat) dengan pilihan paket yaitu :

1)    Executive Package : $250 dan 100 SV.

2)    Elite Package : $750 dan 300 SV.

3)    Pro Package : $1.500 dan 600 SV.

Ditambah dengan biaya bulanan sebesar $50 (20 SV).

Yang didapat dengan mendaftar sebagai member Talk Fusion:

1)    Video Email harga $25 perbulan;

2)    Live Meetings harga $75 perbulan; dan

3)    Sign up Forms harga $50 perbulan.

4)    Live Broadcasting.

5)    Fusion Wall.

6)    Video Share.

7)    Video Blog.

8)    Video Newletters.

9)    Video Auto Responders.

10) Fusion On The Go.

11) E-subcription Form.

e.    Hal-Hal Yang Telah Dilakukan Satgas Waspada Investasi

1)    Pada tanggal 14 Februari 2017 telah dilakukan rapat dengan beberapa
leader dan kuasa hukum dari Talk Fusion untuk membahas kegiatan usaha dan
legalitas dari Talk Fusion.

2)    Kegiatan usaha Talk Fusion dihentikan oleh  Satgas Waspada Investasi
sejak tanggal 14 Februari 2017.



Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2024