Jakarta (ANTARA) - Utusan Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Sujono Djojohadikusumo menyatakan bahwa Just Energy Transition Partnership (JETP) merupakan program yang gagal, sebab tidak ada satu dolar AS pun yang dikucurkan oleh pemerintah Amerika Serikat.
“JETP itu gagal, program gagal. Dua tahun berjalan, tetapi tidak satu dolar pun dikucurkan oleh pemerintah Amerika Serikat. Banyak omon-omon ternyata,” ucap Hashim dalam acara bertajuk “ESG Sustainable Forum 2025”, dipantau secara daring dari Jakarta, Jumat (31/1).
JETP merupakan kemitraan global untuk mempercepat transisi energi yang adil. JETP bertujuan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Dengan keluarnya Amerika Serikat dari Perjanjian Iklim Paris atau Paris Agreement, Hashim meyakini bahwa hibah dari Amerika Serikat melalui JETP pun akan dihapus oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
“Jadi, saya kira, jangan berharap deh (pembiayaan) 20 miliar dolar AS,” ucap Hashim.
ANTARA sudah mencoba untuk menghubungi JETP Indonesia terkait pernyataan Hashim. Akan tetapi, hingga berita ini diterbitkan, JETP Indonesia belum memberi respons.
JETP Indonesia adalah komitmen pendanaan senilai 20 miliar dolar AS (sekitar Rp301 triliun) untuk program transisi energi di Indonesia yang disepakati saat sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali pada November 2022.
Pendanaan JETP terjalin antara Indonesia dengan negara-negara maju yang tergabung dalam International Partners Group (IPG), yang mulanya dipimpin oleh Amerika Serikat dan Jepang dan beranggotakan Denmark, Inggris, Italia, Jerman, Kanada, Norway, Prancis dan Uni Eropa.
Komitmen tersebut bahkan bertambah mencapai 21,6 miliar dolar AS, di mana 11,6 miliar dolar AS bersumber dari dana publik negara-negara IPG, sedangkan 10 miliar dolar AS akan berasal dari bank-bank internasional yang bergabung dalam Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ) working group.
Hashim Djojohadikusumo sebut JETP program gagal
Sabtu, 1 Februari 2025 7:39 WIB
Tangkapan layar - Utusan Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Sujono Djojohadikusumo dalam acara bertajuk “ESG Sustainable Forum 2025”, dipantau secara daring di Jakarta, Jumat (31/1/2025). (ANTARA/Putu Indah Savitri)
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
cerita spiritual pelantikan Paus Leo di Vatikan disaksikan utusan Prabowo
19 May 2025 13:08 WIB, 2025
Presiden Prabowo utus Jokowi hadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan
23 April 2025 18:25 WIB, 2025
Prabowo lantik Raffi Ahmad jadi Utusan khusus Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni
22 October 2024 13:11 WIB, 2024
Presiden AS terpilih Joe Biden tunjuk Kerry sebagai utusan iklim AS
24 November 2020 11:04 WIB, 2020