Sempat vakum 8 tahun, Julia Sanger bersinar di soft tenis PON XXI
Rabu, 18 September 2024 10:40 WIB
Atlet soft tenis kontingen Jakarta, Julia Sanger, menunjukkan medali emas yang ia dapatkan usai memenangkan nomor beregu putri soft tenis PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Lapangan Soft Tenis Mapolda Aceh, Banda Aceh, Selasa (17/9/2024). ANTARA/Nadia Putri Rahmani
Banda Aceh (ANTARA) - Atlet kontingen Jakarta, Julia Sanger, kembali bersinar dalam pertandingan soft tenis di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 usai vakum dari cabang olahraga tersebut selama delapan tahun.
“Aku vakum delapan tahun. Kembali bertanding lagi kali ini untuk Jakarta,” kata Julia ketika ditemui usai pertandingan babak final nomor beregu putri di Lapangan Soft Tenis Mapolda Aceh, Banda Aceh, pada Selasa (17/9) malam.
Diketahui, atlet berusia 33 tahun itu telah mencatatkan sejumlah prestasi, salah satunya sukses membawa pulang medali emas pada nomor ganda putri soft tenis bersama Dwi Rahayu Pitri pada SEA Games 2011 Palembang.
Akan tetapi, kata dia, saat ini dirinya menetap di Selandia Baru bersama suami dan ketiga anaknya. Selama itu pula, ia dipercaya oleh World Soft Tennis Association untuk membentuk tim soft tenis Selandia Baru, sehingga lebih fokus menjadi pelatih.
“Berhubung saya orang Indonesia dan masih memegang paspor Indonesia, saya enggak bisa bermain untuk Selandia Baru. Jadi, waktu itu mereka menawarkan saya untuk jadi pelatih di sana,” ucapnya.
Selama menjadi pelatih, ia mencuri-curi waktu latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi perlombaan. Pada awal tahun ini, ia fokus berlatih untuk Kejuaraan Dunia Soft Tenis di Korea Selatan. Tak disangka, ia dihubungi kontingen Jakarta untuk dipercaya kembali bermain dalam PON XXI.
“Mereka meyakinkan saya bahwa saya masih bisa bermain di PON. Dari situ, saya langsung yakin bisa. Kalau menolak, kapan lagi dapat kesempatan ini? Terlebih usia semakin tua,” kata dia.
Dalam PON XXI, ia kembali bersinar dengan sukses mendapatkan dua medali emas, yakni pada nomor ganda putri dan beregu putri yang mana ia turun pada partai ganda.
Tiga anaknya yang berusia tujuh, enam, dan tiga tahun pun menjadi motivasinya mendapatkan capaian emas ini.
“Dulu motivasinya untuk orang tua, sekarang untuk ke anak dan suami. Anak-anak minta saya untuk membawa pulang medali emas,” kata dia.
Terkait apakah dirinya akan ikut PON berikutnya, Julia menegaskan bahwa dirinya akan terus bermain soft tenis apabila kembali dipercaya mewakili Jakarta.
“Saya masih ingin terus bermain. Kalau udah fighter, tetap fighter until the end,” pungkasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Julia Sanger kembali bersinar di soft tenis usai vakum 8 tahun
“Aku vakum delapan tahun. Kembali bertanding lagi kali ini untuk Jakarta,” kata Julia ketika ditemui usai pertandingan babak final nomor beregu putri di Lapangan Soft Tenis Mapolda Aceh, Banda Aceh, pada Selasa (17/9) malam.
Diketahui, atlet berusia 33 tahun itu telah mencatatkan sejumlah prestasi, salah satunya sukses membawa pulang medali emas pada nomor ganda putri soft tenis bersama Dwi Rahayu Pitri pada SEA Games 2011 Palembang.
Akan tetapi, kata dia, saat ini dirinya menetap di Selandia Baru bersama suami dan ketiga anaknya. Selama itu pula, ia dipercaya oleh World Soft Tennis Association untuk membentuk tim soft tenis Selandia Baru, sehingga lebih fokus menjadi pelatih.
“Berhubung saya orang Indonesia dan masih memegang paspor Indonesia, saya enggak bisa bermain untuk Selandia Baru. Jadi, waktu itu mereka menawarkan saya untuk jadi pelatih di sana,” ucapnya.
Selama menjadi pelatih, ia mencuri-curi waktu latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi perlombaan. Pada awal tahun ini, ia fokus berlatih untuk Kejuaraan Dunia Soft Tenis di Korea Selatan. Tak disangka, ia dihubungi kontingen Jakarta untuk dipercaya kembali bermain dalam PON XXI.
“Mereka meyakinkan saya bahwa saya masih bisa bermain di PON. Dari situ, saya langsung yakin bisa. Kalau menolak, kapan lagi dapat kesempatan ini? Terlebih usia semakin tua,” kata dia.
Dalam PON XXI, ia kembali bersinar dengan sukses mendapatkan dua medali emas, yakni pada nomor ganda putri dan beregu putri yang mana ia turun pada partai ganda.
Tiga anaknya yang berusia tujuh, enam, dan tiga tahun pun menjadi motivasinya mendapatkan capaian emas ini.
“Dulu motivasinya untuk orang tua, sekarang untuk ke anak dan suami. Anak-anak minta saya untuk membawa pulang medali emas,” kata dia.
Terkait apakah dirinya akan ikut PON berikutnya, Julia menegaskan bahwa dirinya akan terus bermain soft tenis apabila kembali dipercaya mewakili Jakarta.
“Saya masih ingin terus bermain. Kalau udah fighter, tetap fighter until the end,” pungkasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Julia Sanger kembali bersinar di soft tenis usai vakum 8 tahun
Pewarta : Nadia Putri Rahmani
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Buka Open Tournament Tenis Lapangan Gubernur Cup 2025: Begini komitmen Gubernur
11 October 2025 15:37 WIB
Javier Rumagit/Patrik Mahune akan berjuang lolos semifinal Soft Tenis PON XXI
14 September 2024 6:44 WIB, 2024