Ilmuwan kembangkan alat AI untuk identifikasi sel kanker
Rabu, 28 Agustus 2024 6:31 WIB
Ilustrasi kecerdasan buatan untuk kesehatan. (Antaranews) (.)
Moskow (ANTARA) - Para ilmuwan mengembangkan sebuah alat AI yang disebut kecerdasan buatan nukleus (AINU) yang mampu membedakan sel abnormal dari sel normal, sehingga dapat mendeteksi kanker dan berbagai penyakit menular, kata para peneliti dalam sebuah artikel di jurnal Nature Machine Intelligence, Selasa.
"Metode kami dapat digunakan untuk mengidentifikasi sel yang terinfeksi virus dalam darah atau jaringan pada tahap yang sangat awal setelah infeksi, dengan aplikasi penting untuk imunologi dan biologi virus.
Terakhir (dan yang terpenting, menurut pendapat kami), alat tersebut dapat mengidentifikasi sel kanker (dan mungkin sel metastasis) di antara sel ganas dari spesimen manusia," tulis artikel tersebut.
Disebutkan pula bahwa alat itu akan mempercepat diagnostik dan terapi dalam pengobatan regeneratif, virologi serta biologi kanker.
Riset pengembangan alat AI itu dilakukan oleh tim ilmuwan asal Spanyol dan China.
Namun demikian, para peneliti mengakui bahwa masih ada keterbatasan sebelum teknologi tersebut siap untuk dilakukan ujicoba atau dimanfaatkan dalam pengaturan klinis, lapor portal berita Infosalus.
Sumber: Sputnik-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ilmuwan kembangkan alat AI yang mampu identifikasi sel kanker
"Metode kami dapat digunakan untuk mengidentifikasi sel yang terinfeksi virus dalam darah atau jaringan pada tahap yang sangat awal setelah infeksi, dengan aplikasi penting untuk imunologi dan biologi virus.
Terakhir (dan yang terpenting, menurut pendapat kami), alat tersebut dapat mengidentifikasi sel kanker (dan mungkin sel metastasis) di antara sel ganas dari spesimen manusia," tulis artikel tersebut.
Disebutkan pula bahwa alat itu akan mempercepat diagnostik dan terapi dalam pengobatan regeneratif, virologi serta biologi kanker.
Riset pengembangan alat AI itu dilakukan oleh tim ilmuwan asal Spanyol dan China.
Namun demikian, para peneliti mengakui bahwa masih ada keterbatasan sebelum teknologi tersebut siap untuk dilakukan ujicoba atau dimanfaatkan dalam pengaturan klinis, lapor portal berita Infosalus.
Sumber: Sputnik-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ilmuwan kembangkan alat AI yang mampu identifikasi sel kanker
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Percepat penguasaan sains & teknologi, Ganjar-Mahfud kumpulkan ilmuwan
31 October 2023 21:23 WIB, 2023
Limbah durian diolah jadi perban anti bakteri oleh ilmuwan Singapura
20 September 2021 19:18 WIB, 2021
Peneliti Inggris merancang alat prediksi risiko kematian pasien COVID-19
10 September 2020 13:02 WIB, 2020