Tim Sar kesulitan cari korban longsor Gorontalo terkendala cuaca
Jumat, 12 Juli 2024 12:03 WIB
Tim SAR gabungan mengikuti apel sebelum menuju lokasi pencarian korban longsor di posko SAR, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. ANTARA/Zulkifli Polimengo
Kabupaten Bone Bolango (ANTARA) - Pencarian korban tanah longsor pada hari kelima oleh tim SAR gabungan di area tambang emas rakyat di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo terkendala cuaca.
Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Ida Bagus Ngurah Asrama di Gorontalo, Kamis, mengatakan tim SAR belum bisa secara maksimal melakukan pencarian karena sebagian besar wilayah tersebut terus-menerus diguyur hujan.
"Hujan menjadi kendala utama rekan-rekan di lapangan, sehingga proses pencarian terhambat," ucap Ida Bagus.
Ia menjelaskan, saat ini total keseluruhan korban yang sudah terdata berjumlah 190 orang, terdiri atas 23 orang meninggal dunia,144 selamat, dan masih dalam pencarian 23 orang.
Selain menyulitkan proses pencarian korban, cuaca hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kecamatan Suwawa Timur juga menghambat proses distribusi logistik.
"Cuaca buruk juga membuat helikopter yang akan mengangkut personel dari dan menuju lokasi operasi pencarian maupun untuk proses evakuasi tidak dapat dioperasikan," ujar Ida Bagus.
Demikian pula dengan satu unit ekskavator milik perusahaan tambang setempat yang sudah ada di lokasi tidak bisa dioperasikan mengingat di sekitar lokasi pencarian masih diguyur hujan hingga adanya pergerakan tanah.
"Untuk pendistribusian logistik dan personel hanya menggunakan angkutan sepeda motor," kata dia.
Meskipun aktivitas pencarian korban belum bisa dilaksanakan, namun tim yang turun dari lokasi menuju ke Posko SAR utama tetap melakukan penyisiran di sepanjang jalur yang dilalui.
Rencananya pada Jumat (12/7) pagi personel yang berada di lokasi tambang akan kembali melakukan pencarian korban. Demikian pula distribusi logistik dan personel tambahan menggunakan helikopter juga akan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan faktor cuaca.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pencarian hari kelima korban tambang emas longsor di Gorontalo terkendala cuaca
Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Ida Bagus Ngurah Asrama di Gorontalo, Kamis, mengatakan tim SAR belum bisa secara maksimal melakukan pencarian karena sebagian besar wilayah tersebut terus-menerus diguyur hujan.
"Hujan menjadi kendala utama rekan-rekan di lapangan, sehingga proses pencarian terhambat," ucap Ida Bagus.
Ia menjelaskan, saat ini total keseluruhan korban yang sudah terdata berjumlah 190 orang, terdiri atas 23 orang meninggal dunia,144 selamat, dan masih dalam pencarian 23 orang.
Selain menyulitkan proses pencarian korban, cuaca hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kecamatan Suwawa Timur juga menghambat proses distribusi logistik.
"Cuaca buruk juga membuat helikopter yang akan mengangkut personel dari dan menuju lokasi operasi pencarian maupun untuk proses evakuasi tidak dapat dioperasikan," ujar Ida Bagus.
Demikian pula dengan satu unit ekskavator milik perusahaan tambang setempat yang sudah ada di lokasi tidak bisa dioperasikan mengingat di sekitar lokasi pencarian masih diguyur hujan hingga adanya pergerakan tanah.
"Untuk pendistribusian logistik dan personel hanya menggunakan angkutan sepeda motor," kata dia.
Meskipun aktivitas pencarian korban belum bisa dilaksanakan, namun tim yang turun dari lokasi menuju ke Posko SAR utama tetap melakukan penyisiran di sepanjang jalur yang dilalui.
Rencananya pada Jumat (12/7) pagi personel yang berada di lokasi tambang akan kembali melakukan pencarian korban. Demikian pula distribusi logistik dan personel tambahan menggunakan helikopter juga akan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan faktor cuaca.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pencarian hari kelima korban tambang emas longsor di Gorontalo terkendala cuaca
Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri KKP pingsan saat pelepasan korban pesawat ATR, Prabowo langsung hubungi
26 January 2026 6:16 WIB
DVI berhasil identifikasi identitas 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500
25 January 2026 6:23 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG: Tiga kabupaten di Sulut berpotensi hujan lebat disertai angin kencang
06 February 2026 22:33 WIB
Badan Geologi minta masyarakat dan wisatawan tidak dekati kawah Gunung Lokon
06 February 2026 5:52 WIB
Insiden siswa SD bunuh diri karena tak mampu beli buku jadi atensi Presiden
05 February 2026 5:41 WIB