Manado, (ANTARA Sulut) - Pengamat ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Joubert Maramis mengatakan pemerintah perlu memberikan internet gratis kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Dengan internet gratis akan membantu UMKM mengembangkan pasarnya, karena dengan mudah dapat melakukan akses dan informasi peluang bisnis," kata Joubert, di Manado, Kamis.
Joubert mengatakan masalah utama UMKM, adalah terbatasnya akses informasi, sementara internet masih terlalu mahal bagi mereka.
Hal ini menyebabkan produk UMKM kita hanya terbatas dijual di pasar lokal, padahal dengan sedikit perbaikan kualitas dan kemasan bisa laku di luar negeri, dan ini dapat dilakukan dengan bantuan bisnis online.
Manfaat lainnya, katanya, rakyat bisa dapat banyak ilmu pengetahuan dari internet, bagi saya ini bermanfaat hanya pemerintah harus terbuka terhadap program internet untuk rakyat ini.
"Jangan dijadikan lahan korupsi, memang saat ini pemerintah pusat punya program perluasan bandwith internet," jelasnya.
Pemerintah pusat punya rencana besar yaitu pada perpres no 96 tahun 2014 tentang rencana pitalebar Indonesia 2014 sampai 2019, pita lebar atau brodband akses internet dengan konektivitas minimal dua mbbs, hal ini sangat cepat aksesnya dan jika ini dilakukan maka program internet gratis bagi rakyat menjadi nyata," jelasnya.
Salah satu strategi adalah pemasangan serat optik seluruh pulau di Indonesia, serat optik bisa berkapasitas lamda (1000 tera) per kabel sedangkan dalam satu kabel bisa enam koneksi
Jalur ini sudah terhubung dari Jakarta, Kalimantan ke Batam dan Jakarta, Surabaya, Sulawesi dan Maluku dan sudah tiba di Papua Barat yaitu Kota Manokwari, tinggal tunggu saatnya dioperasikan.
Pengamat: UMKM perlu diberi internet gratis
Kamis, 12 Februari 2015 12:02 WIB
Pewarta : Oleh Nancy Lynda Tigauw
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Bicara di MPR, Prabowo sebut dividen BUMN 2025 naik menjadi Rp142,3 triliun
14 August 2026 13:10 WIB