Manado (ANTARA) - PT PLN UID Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Gorontalo (Suluttenggo)  memulihkan kondisi listrik akibat bencana tanah longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Hujan deras dan angin kencang yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor melanda sejumlah lokasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe," kata Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tahuna Muhammad Taufik, di Tahuna, Minggu.

Menurut dia, kondisi tersebut secara langsung berimbas pada beberapa gangguan pada jaringan PLN sehingga menyebabkan terhentinya pasokan listrik.
 

Harus diakui, katanya, PLN menjadi salah satu yang memiliki peran vital untuk mengamankan serta melakukan pemulihan kondisi kelistrikan saat terjadi cuaca ekstrem termasuk saat tanah longsor.

Taufik memberikan instruksi langsung kepada seluruh petugas untuk bersinergi membantu mengantisipasi dan menangani bencana dengan melakukan penanganan yang cepat, tepat dan tetap memperhatikan faktor keselamatan.
 

"Saat bencana akibat cuaca ekstrem kami fokus melakukan pengamanan jaringan kelistrikan untuk menjaga keselamatan warga, secepatnya kami lakukan juga perbaikan gangguan kelistrikan yang terdampak oleh cuaca ekstrem," ujar Taufik.

Saat kejadian darurat bencana seperti tanah longsor, PLN gerak cepat menurunkan petugas untuk kontrol jaringan dan pengamanan kelistrikan. PLN juga secara paralel memastikan titik-titik lokasi gangguan untuk dilakukan percepatan perbaikan.

Taufik menambahkan, dalam memulihkan kondisi kelistrikan di daerah - daerah yang terdampak terhentinya pasokan listrik PLN selalu memperhatikan keselamatan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap mematuhi standar operasional prosedur (SOP).
 

“Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi aman dan siap dialiri listrik. Kami juga terus lakukan koordinasi intens bersama tim Pemerintah setempat guna memastikan keselamatan pelanggan serta petugas,” tambah Taufik.

Saat ini, sudah 76 persen persen sistem kelistrikan yang terdampak di Wilayah Kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna khusus Unit Layanan Pelanggan Tamako yang terdampak bencana telah kembali normal. Hingga 12 Agustus 2023 pukul 17.30 WITA PLN terus lakukan percepatan pemulihan jaringan listrik imbas.

PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan akibat terhentinya pasokan tenaga listrik dan terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik demi pelayanan terbaik untuk masyarakat.
 

“PLN memberikan pelayanan penuh kepada seluruh pelanggan, kami terus mempercepat proses pemulihan dengan tetap memperhatikan faktor SOP dan kesehatan dan keselamatan kerja (K3)," kata Taufik.

Untuk kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja, masyarakat dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore dan App Store.

Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2024