Bratislava, 14/11 (Antara/Xinhua-OANA) - Jumlah keluarga yang memiliki anak di Slowakia akan berkurang sampai 2030, sedangkan keluarga tanpa anak dan keluarga dengan satu atau dua anggota akan naik, demikian Perkiraan Perkembangan Rumah Tangga dan Keluarga 2014-30, Kamis (13/11).



Menurut Branislav Sprocha of Prognostics Institute di Slovak Academy of Sciences, makin banyak orang "usia reproduktif" memilih untuk tidak mengikat tali pernikahan meskpun mereka memiliki kesempatan untuk melakukan itu.



Yang juga terlihat jelas ialah meningkatnya angka perceraian dan anjloknya angka kesuburan, sehingga mengakibatkan bertambahnya jumlah keluarga tanpa anak, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. "Pada saat yang sama, ini mengakibatkan merosotnya ukuran rata-rata rumah tangga yang berdasarkan keluarga," kata Sprocha.



Branislav Bleha dari Faculty of Natural Sciences di Comenius University mengatakan proporsi rumah tangga dengan satu anggota di semua rumah tangga jadi 29,5 persen antara 1991-2011.



Sebaliknya, jumlah keluarga dengan empat anggota, merosot dari 23 jadi 17,9 persen selama 20 tahun. Rumah tangga dengan banyak anggota terutama ditemukan di kabupaten dengan angkat perkawinan dan kelahiran yang lebih tinggi.



Itu hampir selalu ditemukan hanya di banyak bagian utara wilayah Slowakia Timur dan Tengah.



Perkiraan tersebut, yang disusun oleh Demographic Research Centre INFOSTAT, Faculty of Natural Sciences di Comenius University dan Prognostics Institute di Slovak Academy of Sciences, bertujuan menganalisis ciri rumah tangga, keluarga dan perubahan dalam susunan mereka.



Itu adalah prognosis pertama yang diselenggarakan bukan hanya di seluruh negeri tersebut tapi juga di tingkat kabupaten.

Pewarta :
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026