Pesan Mayjen Iwan ke Mayjen Deddy agar pimpin Kopassus dengan hati
Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD Mayjen TNI Deddy Suryadi (tiga kanan) dan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan (dua kanan) memberi keterangan kepada media selepas upacara serah terima pasukan di Lapangan Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta, Jumat (28/4/2023). ANTARA/Genta Tenri Mawangi
"Pesan saya kepada Pak Deddy agar bawalah, pimpin-lah Kopassus dengan hati. Jadikan prajurit Kopassus yang memang ditakuti lawan, dan disegani kawan. Kemampuan (prajurit, red.) terus latih, dan kedekatan antara pimpinan dengan prajurit dan keluarganya itu harus saling asah, asih, asuh, kompak, solid," kata Mayjen Iwan Setiawan kepada Danjen Kopassus yang baru saat upacara serah terima pasukan di Lapangan Markas Komando Kopassus Cijantung, Jakarta, Jumat.
Iwan Setiawan, yang merupakan senior dan pendahulu Deddy, lanjut berpesan agar dia senantiasa menjaga kehormatan Kopassus.
"Bekerja dengan prinsip kehormatan sebagai dasar. Jangan ragukan Kopassus," kata Iwan, yang saat ini menjabat sebagai Panglima Daerah Komando (Pangdam) XII/Tanjungpura.
Di lokasi yang sama, dia juga menyampaikan prajurit Kopassus tetap bagian dari Kopassus di mana pun mereka ditempatkan.
"Kami akan menjadi prajurit komando sejati di mana pun berada, yang selalu menjaga kehormatan, yang selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami akan tegak lurus kepada pemerintah untuk menjaga NKRI," kata Iwan Setiawan, yang merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992.
Sementara itu, Danjen Kopassus Mayjen Deddy Suryadi saat upacara serah terima pasukan menyampaikan kesiapan-nya memimpin Kopassus.
"Saya siap memimpin dan melayani seluruh anggota untuk melakukan yang terbaik bagi bangsa dan negara yang kita cintai bersama. Dalam rangka melanjutkan estafet tongkat kepemimpinan Komandan Jenderal Kopassus saya beserta keluarga mohon doa restu agar dalam menjalankan tugas sebagai Danjen Kopassus senantiasa diberi kesehatan, kekuatan lahir dan batin sehingga tugas-tugas dapat diselesaikan dengan sukses dan berhasil," ujar Deddy di hadapan lebih dari 300 prajurit Kopassus.
Dalam kesempatan yang sama, Mayjen Deddy Suryadi pun meminta dukungan dan kerja sama seluruh prajurit serta PNS di lingkungan Kopassus untuk bersama-sama menunaikan tugas.
"Saya mohon dukungan, bantuan, kerja sama seluruh prajurit serta PNS Kopassus dalam pengabdian untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara 1945, serta melindungi segenap Bangsa Indonesia, dan terus meningkatkan profesionalisme prajurit yang modern dilandasi dengan semangat juang yang tinggi," tutur Deddy Suryadi.
Mayjen Deddy Suryadi menggantikan Mayjen Iwan Setiawan sebagai Danjen Kopassus sebagaimana diperintahkan dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/338/III/2023 pada 29 Maret 2023.
Deddy Suryadi merupakan jebolan Akademi Militer 1996 yang kemudian sempat menjadi lulusan terbaik saat mengikuti pendidikan reguler XLVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2010.
Sebelum diangkat menjadi Danjen Kopassus, Deddy menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro. Deddy juga pernah bertugas sebagai ajudan Presiden Joko Widodo pada periode 2017-2019.
Kemudian, Deddy menjabat sebagai Pamen Denma Mabesad, Kepala Staf Korem 061/Suryakancana, Danrem 074/Warastratama, dan Wadanjen Kopassus selama kurang lebih 9 bulan di bawah kepemimpinan Mayjen Iwan Setiawan.
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reza Rahadian minta izin gunakan OST Rayuan Perempuan Gila di film "Pangku"
29 October 2025 8:29 WIB
Iwan Fals datangi Polres Jaksel terkait kasus pemalsuan pendirian organisasi
04 February 2025 10:30 WIB, 2025
Tim Anies-Muhaimin keberatan iklan Kemhan tampilkan prestasi Prabowo
10 January 2024 11:23 WIB, 2024
Indonesia rencanakan pakai tujuh pemain keturunan di Piala Dunia U-20
08 September 2022 15:10 WIB, 2022
Ahli UI: Jangan euforia karena peningkatan penularan kasus COVID-19 masih ada
28 September 2021 12:40 WIB, 2021
Suara misterius di Google Maps hingga cerita Iwan Fals soal pandemi COVID-19
18 September 2021 9:35 WIB, 2021
Terpopuler - Politik dan Hukum
Lihat Juga
Hashim Djojohadikusumo beri sinyal Prabowo bakal copot pejabat "telur busuk"
11 February 2026 6:19 WIB