Manado (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey berharap Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2023 akan menjadi stimulus yang akan mendorong tumbuhnya perekonomian daerah.

"Untuk itu, mari kita memanfaatkan DIPA yang sudah kita terima untuk lebih cepat proses penyerapannya di tahun 2023 sehingga menjadi stimulus pendorong perekonomian daerah," kata Gubernur Olly pada Penyerahan DIPA tahun 2023 di Gedung Keuangan Negara (GKN) Manado, Senin.

Bila hal itu berjalan dengan baik, kata Olly, saat memasuki triwulan pertama di tahun 2023 perekonomian daerah bisa bertumbuh dengan baik.

"Kalau target pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2022 sudah di atas enam persen, mudah-mudahan dengan peningkatan pergerakan ekonomi global maupun ekonomi nasional pertumbuhan ekonomi kita di 2023 bisa tumbuh lebih baik lagi," katanya.

Perekonomian daerah yang tumbuh positif menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat di provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa tersebut.

"Pemerintah daerah memberikan apresiasi bagi semua pemangku kepentingan di daerah yang telah bersinergi, semoga di tahun 2023 lebih baik dan lebih hebat," harap Olly.

Gubernur berharap APBN tahun depan dapat berjalan lebih awal sehingga masyarakat serta perekonomian dapat merasakan manfaat secara langsung.

"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut dan semua yang telah bersinergi memprakarsai pelaksanaan agenda kegiatan ini. Semoga ini akan meningkatkan semangat dan memperkuat tekad dalam pelaksanaan pemerintahan dan peningkatan ekonomi secara baik," ujarnya.

Belanja negara di Provinsi Sulut tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp21,6 triliun terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp8,7 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp12,9 triliun.

Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024