Mataram (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menargetkan pembelajaran tatap muka (PTM) penuh atau 100 persen dimulai pada tahun ajaran baru 2022/2023.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali di Mataram, Senin, mengatakan melihat perkembangan COVID-19 saat ini memungkinkan untuk PTM penuh.

"Tetapi kita harus tetap menunggu komando dari Wali Kota Mataram selaku Ketua Satgas COVID-19 Kota Mataram," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, PTM penuh juga harus memenuhi syarat vaksinasi anak usia 6-11 tahun minimal 50 persen untuk dosis kedua. Sementara, vaksinasi anak dosis kedua per tanggal 10 April 2022 berdasarkan data Dinkes NTB tercatat 47,58 persen.

Harapannya, sisa waktu sebelum tahun ajaran baru masuk, dapat dioptimalkan untuk layanan vaksinasi dosis kedua untuk anak usia 6-11 tahun melalui sekolah.

"Kami ingin bentuk imunitas kolektif, sehingga semua yang ada di sekolah baik guru maupun siswa punya imun lebih bagus dari sebelumnya," katanya.

Terkait dengan itu, pihaknya kembali akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) agar bisa memberikan layanan vaksinasi keliling ke sekolah-sekolah.

Pasalnya, beberapa waktu lalu sempat ada informasi dari Dinkes terjadi kendala sehingga layanan vaksinasi keliling ke sekolah dihentikan sementara.

"Kendala pastinya belum saya konfirmasi ke Dinkes. Tapi untuk kesiapan sekolah, saya sudah minta agar kepala sekolah dapat memfasilitasi layanan vaksinasi anak di sekolah," katanya.

 

Pewarta : Nirkomala
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024