Harga buku di Indonesia jauh lebih mahal negara lain

Jumat, 1 Maret 2013 12:58 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Harga-harga buku di Indonesia jauh lebih mahal di banding negara lain sehingga perlu aturan soal harga buku, kata anggota Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati.

"Di Indonesia harga buku termasuk termahal di dunia," kata Reni kepada ANTARA News, di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat.

Menurut anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mahalnya harga buku di Indonesia karena adanya pengelolaan yang salah.

"Diduga karena sistem tata kelola perbukuan nasional bermasalah, maka kita buat UU-nya. Saat ini dibahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Perbukuan Nasional," kata Reni.

Sementara itu mengenai RUU Kebudayaan, Reni menyebutkan tujuannya adalah untuk melindungi, mengelola, mengembangkan kekayaan budaya Indonesia.

"Agar kebudayaan kita terjaga dengan baik, memberikan nilai manfaat bagi masyarakat, baik secara ekonomi, sosial maupun kesejarahan," kata Reni.

Tanggal 17 Maret 2013, Panitia Kerja RUU Kebudayaan dan Perbukuan Komisi X DPR RI akan melakukan studi banding ke India, Yunani dan Turki.

Pewarta : ANTARA News
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

Fadli Zon sebut pemerintah siapkan buku sejarah perjuangan kemerdekaan

03 January 2026 19:06 Wib

BRI siap bagi dividen interim tahun buku 2025

17 December 2025 18:19 Wib

Pelindo-PLS luncurkan buku seri anak "Cerita dari Utara" di Manado

17 August 2025 16:32 Wib

Ray Wagiu Basrowi rilis buku 'Sehat Setengah Hati'

01 August 2025 18:30 Wib

Fadli Zon sebut buku sejarah dapat menemukan jati diri bangsa

06 July 2025 19:13 Wib
Terpopuler

Pangdam Merdeka-Danlanudsri Manado sinergi kokohkan tugas hankam

Politik dan Hukum - 13 January 2026 18:33 Wib

Madrid dipermalukan tim divisi, Arbeloa malah puji Vinicius

Olahraga - 16 January 2026 7:16 Wib

KPK lakukan OTT pegawai pajak di Jakarta terkait pajak sektor tambang

Politik dan Hukum - 10 January 2026 21:20 Wib

KPK geledah DJP Kemenkeu sita dokumen dan uang

Politik dan Hukum - 13 January 2026 18:35 Wib

Ketum PWI lepas peserta Kemah Budaya Wartawan rangkaian HPN 2026

Nasional - 16 January 2026 7:18 Wib