Piala Prancis - OGC Nice ke final pertama kalinya
Rabu, 2 Maret 2022 9:35 WIB
Ekspresi para pemain tim divisi keempat Versailles setelah kalah melawan OGC Nice dalam semifinal Piala Prancis di Stadion Allianz Riviera, Nice, Prancis, Selasa (1/3/2022) waktu setempat. (ANTARA/AFP/Valery Hache)
Manado (ANTARA) - Dongeng Upik Abu yang mewarnai kompetisi Piala Prancis musim ini diakhiri oleh OGC Nice, setelah mereka menyudahi perjalanan tim divisi keempat Versailles di babak semifinal.
Menjamu Versailles di Allianz Riviera, Selasa waktu setempat (Rabu WIB), Nice menang 2-0 demi mencapai final Piala Prancis untuk pertama kalinya dalam 25 tahun.
Amine Gouiri yang membuang banyak kesempatan membayar kegagalan-kegagalan itu dengan mencetak gol pembuka keunggulan pada menit ke-48 lewat sebuah tendangan voli setelah mampu lolos dari kawalan.
Gol itu jadi momen kelalaian bagi Versailles mengingat mereka sukses meredam serangan-serangan tuan rumah.
Sayangnya, percobaan serangan yang gigih terlalu berat untuk diredam Versailles lagi setelah aksi individual Gouiri membelah pertahanan lawannya sebelum ia memilih mengirimkan umpan kepada Kasper Dolberg yang berdiri bebas dan menggandakan keunggulan Nice pada menit ke-73.
Nice yang sepenuhnya mendominasi permainan berhak untuk kembali ke final Piala Prancis setelah edisi 1997 di mana mereka menjadi juara setelah mengalahkan Guingamp lewat adu penalti. Sebelum itu Nice juga pernah dua kali juara pada dekade 1950-an.
Versailes saat ini memuncaki klasemen divisi empat Prancis dan menyapu bersih kemenangan enam pertandingan mereka hingga semifinal, tetapi laga kontra Nice jadi pertemuan pertama menghadapi tim kasta tertinggi.
Nice masih menanti lawan mereka di final yang bakal ditentukan saat Nantes menjamu AS Monaco pada Rabu malam setempat (Kamis WIB), demikian Reuters.
Menjamu Versailles di Allianz Riviera, Selasa waktu setempat (Rabu WIB), Nice menang 2-0 demi mencapai final Piala Prancis untuk pertama kalinya dalam 25 tahun.
Amine Gouiri yang membuang banyak kesempatan membayar kegagalan-kegagalan itu dengan mencetak gol pembuka keunggulan pada menit ke-48 lewat sebuah tendangan voli setelah mampu lolos dari kawalan.
Gol itu jadi momen kelalaian bagi Versailles mengingat mereka sukses meredam serangan-serangan tuan rumah.
Sayangnya, percobaan serangan yang gigih terlalu berat untuk diredam Versailles lagi setelah aksi individual Gouiri membelah pertahanan lawannya sebelum ia memilih mengirimkan umpan kepada Kasper Dolberg yang berdiri bebas dan menggandakan keunggulan Nice pada menit ke-73.
Nice yang sepenuhnya mendominasi permainan berhak untuk kembali ke final Piala Prancis setelah edisi 1997 di mana mereka menjadi juara setelah mengalahkan Guingamp lewat adu penalti. Sebelum itu Nice juga pernah dua kali juara pada dekade 1950-an.
Versailes saat ini memuncaki klasemen divisi empat Prancis dan menyapu bersih kemenangan enam pertandingan mereka hingga semifinal, tetapi laga kontra Nice jadi pertemuan pertama menghadapi tim kasta tertinggi.
Nice masih menanti lawan mereka di final yang bakal ditentukan saat Nantes menjamu AS Monaco pada Rabu malam setempat (Kamis WIB), demikian Reuters.
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
ANTARA jadikan Piala Dunia 2026 momentum sebar nilai sportivitas dan edukasi olahraga
04 February 2026 6:03 WIB
Lima langkah bangun sepak bola nasional di mata mantan pelatih Indra Sjafri
04 February 2026 5:56 WIB
Pemain Arsenal Mikel Merino cedera serius, Arteta pertimbangan cari pengganti
03 February 2026 7:31 WIB