Greysia/Apriyani kalah melalui permainan menegangkan
Sabtu, 4 Desember 2021 10:52 WIB
Greysia Polii/Apriyani Rahayu dalam konferensi pers Indonesia Open 2021 setelah melakoni babak final nomor ganda putri di Nusa Dua, Bali, Minggu. (Antaranews/Roy Rosa Bachtiar)
Manado (ANTARA) - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah atas ganda Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida melalui pertandingan menegangkan 14-21,21-13,21-23 dan gagal ke final HSBC BWF World Tour Finals 2021 di Nusa Dua, Bali untuk berhadapan dengan ganda Korsel Kim So Yeong/Kong Hee Yong yang lolos ke partai puncak tanpa bermain karena lawannya asal Bulgaria WO.
Dengan kemenangan ganda Jepang ini, maka rekor kedua pasangan ini menjadi 2-2.
Gim pertama ganda Jepang yang bermain baik, sehingga mampu menuntaskan dengan 21-14.
Tetapi di gim kedua, berbalik Greysia/Apriyani yang bermain lebih baik sehingga berbalik unggul 21-13
Di gim ketiga, saling mengejar angka, sama kuat hingga 18-18, dan kemudian terjadi setting 20-20 dan 21-21 namun servis Apriyani yang gagal dan buang bola terlalu memanjang ke bagian belakang membuat Nami/Chiharu mengakhiri dengan 23-21.
Greysia sesuai pertandingan mengatakan bersyukur mengakhiri pertandingan dengan tidak ada kekurangan sesuatu apa pun.
Mereka mengakui, kemenangan pasangan Jepang ini adalah sesuatu keberuntungan.
Untuk menghadapi kejuaraan dunia di Spanyol, Greysia dan Apriyani mengatakan akan merocovery mental dan evaluasi apa yang dilakukan untuk pertandingan nanti. "Persiapan yang dilakukan menjelang pertandingan ini sudah cukup baik, tetapi belum baik,"kata Greysia.
Apriyani mengatakan terima kasih atas dukungan dan doanya yang terus mendukung perjuangan.
Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu baru saja dinobatkan sebagai pasangan terbaik oleh BWF (BWF Pair of the Year).
Dengan kemenangan ganda Jepang ini, maka rekor kedua pasangan ini menjadi 2-2.
Gim pertama ganda Jepang yang bermain baik, sehingga mampu menuntaskan dengan 21-14.
Tetapi di gim kedua, berbalik Greysia/Apriyani yang bermain lebih baik sehingga berbalik unggul 21-13
Di gim ketiga, saling mengejar angka, sama kuat hingga 18-18, dan kemudian terjadi setting 20-20 dan 21-21 namun servis Apriyani yang gagal dan buang bola terlalu memanjang ke bagian belakang membuat Nami/Chiharu mengakhiri dengan 23-21.
Greysia sesuai pertandingan mengatakan bersyukur mengakhiri pertandingan dengan tidak ada kekurangan sesuatu apa pun.
Mereka mengakui, kemenangan pasangan Jepang ini adalah sesuatu keberuntungan.
Untuk menghadapi kejuaraan dunia di Spanyol, Greysia dan Apriyani mengatakan akan merocovery mental dan evaluasi apa yang dilakukan untuk pertandingan nanti. "Persiapan yang dilakukan menjelang pertandingan ini sudah cukup baik, tetapi belum baik,"kata Greysia.
Apriyani mengatakan terima kasih atas dukungan dan doanya yang terus mendukung perjuangan.
Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu baru saja dinobatkan sebagai pasangan terbaik oleh BWF (BWF Pair of the Year).
Pewarta : Guido Merung
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
All England 2022 - Greysia/Apriyani gagal, setelah mengundurkan diri di gim kedua
17 March 2022 23:57 WIB, 2022
Greysia/Apriyani dan Ginting masuk lima Atlet Terbaik dari KONI Pusat
08 December 2021 22:19 WIB, 2021
Indonesia Open - Greysia/Apriyani unggul pertemuan atas ganda putri Jepang
27 November 2021 19:40 WIB, 2021
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Pelatih Timnas John Herdman pantau langsung potensi pemain di klub Indonesia
27 January 2026 20:34 WIB