Manado, (Antara Sulut) - UD Ficraft, salah satu pengrajin suvenir di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) menyiapkan suvenir jam tarsius yang akan diberikan sebagai cinderamata bagi menteri pariwisata yang akan hadir dalam ASEAN Toursim Forum 2012.

"Sebanyak 50 suvenir jam tarsius dibuat khusus sebagai hadiah menteri pariwisata ASEAN yang akan hadir dalam acara puncak ATF tanggal 12 Januari 2012," kata Direktur UD Ficraft, Moudy Mambo di Manado, Senin.

Moudy mengatakan, jam tarsius ini diolah dari bahan baku kelapa dan guna menambah keindahan suvenir ini maka ornamennya dibentuk dari bahan baku fiberglass.

"Cinderamata jam tarsius merupakan pesanan dari pemerintah daerah di Sulut yang akan diberikan sebagai suvenir kepada para tamu ATF," kata Moudy.

Selama pelaksanaan ATF, kata Moudy, mendapatkan pesanan sekitar 1.100 suvenir ATM terdiri lima jenis.

"Kelima jenis suvenir tersebut dibentuk dari kekayaan alam Sulut yakni sejenis monyet terkecil di dunia Tarsius, ikan langka Coelacanth yang beberapa kali ditemukan di perairan Sulut," kata Moudy.

Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Industri Kecil Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Sulut, Nico Rambitan mengatakan, pengrajin suvenir di Manado sudah mempersiapkan jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan internasional ini.

"Pengrajin suvenir sudah mengantisipasi kegiatan apa saja yang akan berlangsung di daerah ini, karena itu sudah mempersiapkan jauh sebelumnya," kata Nico.

Nico mengatakan, dijadikannya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sebagai tempat MICE(Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition membuka peluang industri kerajinan di daerah ini berkembang pesat.




Pewarta : Guido Merung
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026