Erick Thohir: Kantor bersama BRI, Pegadaian, PNM bermanfaat bagi nasabah
Selasa, 28 September 2021 15:36 WIB
Tangkapan layar Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) saat berinteraksi dengan nasabah Pegadaian di Kantor Bersama BRI, Pegadaian dan PNM Kramat Sentiong, Jakarta, Selasa (28/9/2021). ANTARA/Instagram @kementerianbumn
Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan kantor bersama Holding BUMN Ultra Mikro yang terdiri dari Bank BRI, Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PMN), bermanfaat bagi nasabah.
"Ingin mengecek langsung program integrasi yang sudah dijalankan antara Bank BRI, PNM dan Pegadaian. Kita bisa lihat langsung bagaimana tempat ini sangat rapih, efisien, dan juga bermanfaat bagi para nasabahnya. Yang tadinya terpisah-pisah, sekarang menjadi satu kesatuan," ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam kunjungan bersama finalis kaum muda peserta #GirlsTakeover di Kantor Bersama BRI, Pegadaian dan PNM Kramat Sentiong, Jakarta, Selasa.
Erick Thohir bisa melihat bagaimana nasabah Pegadaian yang biasanya transaksi tunai, sekarang bisa juga sebagian melakukan transaksi non-tunai dan hal ini menjaga keamanan nasabah.
Lalu ada juga Account Officer (AO) PNM datang untuk menyetorkan uang tunai. Dengan adanya kantor bersama ini, kata dia, maka AO PNM juga bisa terbantu dan langsung menyetorkan uang tunai.
"Kemudian terkait naik kelas, bagaimana BRI bisa juga melihat langsung nasabah Pegadaian yang memang latar belakangnya bagus, atau pelaku usaha ultra mikro PNM bagus bisa naik kelas," kata Erick Thohir.
Seperti yang sudah disampaikan Presiden RI Joko Widodo, lanjut dia, kalau melakukan perbandingan dengan beberapa negara, keberpihakan kepada UMKM di Indonesia masih berada di bawah negara-negara lain.
"Karena itu penggabungan Holding BUMN Ultra Mikro menjadi sebuah keberpihakan pemerintah, bagaimana programnya dekat kepada rakyat, dan tentu Kementerian BUMN yang mendorong dan memastikan ini terjadi," kata Erick Thohir.
Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan melalui co-location jejaring layanan BRI ke depan akan dilengkapi pula dengan loket untuk Pegadaian, maupun pos para AO dari PNM Mekaar.
Bahkan melalui berbagai simulasi, co-location mampu mencatatkan efisiensi karena menekan biaya operasional dan biaya dana.
Menurut dia, Holding BUMN Ultra Mikro menjadi tonggak bersejarah berdirinya holding yang memiliki visi ekonomi kerakyatan.
Holding Ultra Mikro, lanjutnya, akan memberikan berbagai kemudahan dan biaya pinjaman dana yang lebih murah dengan jangkauan yang lebih luas, pendalaman layanan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia menekankan hadirnya holding akan memperkuat model bisnis masing-masing perseroan. Menurutnya, BRI, Pegadaian, dan PNM akan saling melengkapi memberikan layanan keuangan yang terintegrasi untuk keberlanjutan pemberdayaan usaha ultra mikro.
"Ingin mengecek langsung program integrasi yang sudah dijalankan antara Bank BRI, PNM dan Pegadaian. Kita bisa lihat langsung bagaimana tempat ini sangat rapih, efisien, dan juga bermanfaat bagi para nasabahnya. Yang tadinya terpisah-pisah, sekarang menjadi satu kesatuan," ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam kunjungan bersama finalis kaum muda peserta #GirlsTakeover di Kantor Bersama BRI, Pegadaian dan PNM Kramat Sentiong, Jakarta, Selasa.
Erick Thohir bisa melihat bagaimana nasabah Pegadaian yang biasanya transaksi tunai, sekarang bisa juga sebagian melakukan transaksi non-tunai dan hal ini menjaga keamanan nasabah.
Lalu ada juga Account Officer (AO) PNM datang untuk menyetorkan uang tunai. Dengan adanya kantor bersama ini, kata dia, maka AO PNM juga bisa terbantu dan langsung menyetorkan uang tunai.
"Kemudian terkait naik kelas, bagaimana BRI bisa juga melihat langsung nasabah Pegadaian yang memang latar belakangnya bagus, atau pelaku usaha ultra mikro PNM bagus bisa naik kelas," kata Erick Thohir.
Seperti yang sudah disampaikan Presiden RI Joko Widodo, lanjut dia, kalau melakukan perbandingan dengan beberapa negara, keberpihakan kepada UMKM di Indonesia masih berada di bawah negara-negara lain.
"Karena itu penggabungan Holding BUMN Ultra Mikro menjadi sebuah keberpihakan pemerintah, bagaimana programnya dekat kepada rakyat, dan tentu Kementerian BUMN yang mendorong dan memastikan ini terjadi," kata Erick Thohir.
Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan melalui co-location jejaring layanan BRI ke depan akan dilengkapi pula dengan loket untuk Pegadaian, maupun pos para AO dari PNM Mekaar.
Bahkan melalui berbagai simulasi, co-location mampu mencatatkan efisiensi karena menekan biaya operasional dan biaya dana.
Menurut dia, Holding BUMN Ultra Mikro menjadi tonggak bersejarah berdirinya holding yang memiliki visi ekonomi kerakyatan.
Holding Ultra Mikro, lanjutnya, akan memberikan berbagai kemudahan dan biaya pinjaman dana yang lebih murah dengan jangkauan yang lebih luas, pendalaman layanan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia menekankan hadirnya holding akan memperkuat model bisnis masing-masing perseroan. Menurutnya, BRI, Pegadaian, dan PNM akan saling melengkapi memberikan layanan keuangan yang terintegrasi untuk keberlanjutan pemberdayaan usaha ultra mikro.
Pewarta : Aji Cakti
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pesan Erick Thohir ke Kontingen SEA Games agar cerminkan kedigdayaan bangsa
05 December 2025 17:08 WIB
Menpora Erick Thohir harap MotoGP Indonesia dorong ekonomi hingga Rp4,8 triliun
29 September 2025 22:23 WIB
Terima surat dari FIFA, Erick Thohir tetap jabat ketua PSSI rangkap Menpora
23 September 2025 5:21 WIB