Saham Australia dibuka naik
Rabu, 2 Juni 2021 8:39 WIB
Dokumentasi - Seorang investor melihat papan elektronik yang menampilkan harga saham di Bursa Efek Australia (ASX) di Sydney, Australia. ANTARA/REUTERS/Steven Saphore.
Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia menguat pada awal perdagangan Rabu pagi, menjelang rilis data yang diperkirakan menunjukkan ekonomi negara itu terus tumbuh pada kuartal pertama, dengan harga-harga komoditas yang kuat mendorong saham perusahaan-perusahaan pertambangan dan energi naik.
Indeks acuan ASX 200 naik 0,4 persen menjadi diperdagangkan di 7.169,50 poin pada pukul 00.04 GMT, setelah ditutup 0,3 persen lebih rendah pada Selasa (1/6/2021).
Ekonomi Australia kemungkinan tumbuh sebesar 0,6 persen pada kuartal pertama, jajak pendapat Reuters menunjukkan, mempertahankan laju pemulihan yang stabil dari penurunan yang disebabkan oleh virus corona tahun lalu.
Investor juga ditopang oleh penurunan infeksi COVID-19 yang ditularkan secara lokal di negara bagian terpadat kedua di Australia, Victoria.
Saham-saham pertambangan, konstituen terbesar pada indeks acuan, naik untuk hari kelima berturut-turut, terangkat 1,7 persen karena harga bijih besi melonjak di tengah harapan pengurangan pembatasan produksi di pusat baja Tangshan.
Saham emiten kelas berat sektor pertambangan Rio Tinto, BHP Group dan Fortescue Metals melonjak antara 3,0 persen dan 5,0 persen.
Saham-saham sektor energi juga terangkat 2,7 persen, karena harga minyak mencapai level tertinggi sejak Maret. Perusahaan gas alam Woodside Petroleum dan Santos Ltd masing-masing naik 2,6 persen dan 3,9 persen.
Indeks saham sektor keuangan menguat 0,3 persen, dengan bank posisi "empat besar" naik 0,2 persen hingga 0,4 persen.
Namun, indeks emas turun 1,8 persen, karena harga logam kuning tergelincir dari puncak lima bulan yang dicapai di sesi sebelumnya. Penambang emas Evolution Mining dan Resolute Mining masing-masing kehilangan sekitar 2,4 persen dan 2,5 persen.
Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 sebagian besar tetap tidak berubah diperdagangkan di 12,458,52 poin, dengan saham Tourism Holdings Ltd merosot 2,3 persen, mencatat penurunan terbesar di bursa.
Di wilayah lain, indeks acuan Nikkei Jepang turun 0,3 persen menjadi diperdagangkan pada 28.718,14 poin, sedangkan indeks berjangka S&P 500 E-mini turun 2,5 poin atau 0,06 persen.
Indeks acuan ASX 200 naik 0,4 persen menjadi diperdagangkan di 7.169,50 poin pada pukul 00.04 GMT, setelah ditutup 0,3 persen lebih rendah pada Selasa (1/6/2021).
Ekonomi Australia kemungkinan tumbuh sebesar 0,6 persen pada kuartal pertama, jajak pendapat Reuters menunjukkan, mempertahankan laju pemulihan yang stabil dari penurunan yang disebabkan oleh virus corona tahun lalu.
Investor juga ditopang oleh penurunan infeksi COVID-19 yang ditularkan secara lokal di negara bagian terpadat kedua di Australia, Victoria.
Saham-saham pertambangan, konstituen terbesar pada indeks acuan, naik untuk hari kelima berturut-turut, terangkat 1,7 persen karena harga bijih besi melonjak di tengah harapan pengurangan pembatasan produksi di pusat baja Tangshan.
Saham emiten kelas berat sektor pertambangan Rio Tinto, BHP Group dan Fortescue Metals melonjak antara 3,0 persen dan 5,0 persen.
Saham-saham sektor energi juga terangkat 2,7 persen, karena harga minyak mencapai level tertinggi sejak Maret. Perusahaan gas alam Woodside Petroleum dan Santos Ltd masing-masing naik 2,6 persen dan 3,9 persen.
Indeks saham sektor keuangan menguat 0,3 persen, dengan bank posisi "empat besar" naik 0,2 persen hingga 0,4 persen.
Namun, indeks emas turun 1,8 persen, karena harga logam kuning tergelincir dari puncak lima bulan yang dicapai di sesi sebelumnya. Penambang emas Evolution Mining dan Resolute Mining masing-masing kehilangan sekitar 2,4 persen dan 2,5 persen.
Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 sebagian besar tetap tidak berubah diperdagangkan di 12,458,52 poin, dengan saham Tourism Holdings Ltd merosot 2,3 persen, mencatat penurunan terbesar di bursa.
Di wilayah lain, indeks acuan Nikkei Jepang turun 0,3 persen menjadi diperdagangkan pada 28.718,14 poin, sedangkan indeks berjangka S&P 500 E-mini turun 2,5 poin atau 0,06 persen.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Saham-saham Australia sedikit menguat didorong sektor energi dan penambang
18 October 2021 9:11 WIB, 2021
Saham-saham Australia ditutup merosot, indeks S&P/ASX 200 anjlok 2,0 persen
01 October 2021 15:50 WIB, 2021
Saham Australia dibuka turun tajam, terseret saham penambang dan keuangan
01 October 2021 9:44 WIB, 2021
Saham-saham Australia setop kerugian 2 hari ditopang penambang dan keuangan
30 September 2021 9:28 WIB, 2021
Saham-saham Australia jatuh terseret keuangan, teknologi, imbas Evergrande
21 September 2021 9:39 WIB, 2021
Saham Australia jatuh di awal perdagangan terseret saham pertambangan
17 September 2021 9:13 WIB, 2021
Saham Australia merosot tertekan meningkatnya kasus COVID-19 bagian Victoria
01 June 2021 9:08 WIB, 2021
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
250 juta pengguna internet, Indonesia jadi pasar digital yang menjanjikan
14 September 2026 20:02 WIB
Wapres Gibran yakin Menkeu Suahasil figur tepat kelola APBN agar lebih sehat
14 September 2026 19:59 WIB