Senin, 24 Juli 2017

Pasar Lelang Agro Akan Dibuat Terpadu

id "Saat ini sudah ada petugas di Disperindag yang telah dilatih di kantor pusat," jelasnya.
"Saat ini sudah ada petugas di Disperindag yang telah dilatih di kantor pusat," jelasnya.
Manado, 13/7 (Antara) - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) merencanakan untuk mengganti sistem pasar lelang komoditi agro (PLKA) menjadi terpadu yakni secara online pada 2018.

"Jadi sistem PLKA akan diganti secara online sehingga lebih efisien," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Hanny Wajong saat pelaksanaan PLKA ke-5 di Manado, Kamis.

Dia mengatakan akhir tahun ini merupakan masa sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha dan petani serta pedagang sehingga mampu beradaptasi dengan sistem pasar lelang terpadu secara online.

"Saat ini sudah ada petugas di Disperindag yang telah dilatih di kantor pusat," jelasnya.

Ia mengatakan pelaku usaha harus melek teknologi karena kemungkinan besar perdagangan hanya melalui aplikasi onlie atau media sejenisnya.

Sistem Pasar Lelang Terpadu yang memungkinkan transaksi komoditas dapat dilakukan secara online maupun offline.

Aplikasi ini juga mempunyai fitur persetujuan penyelenggara Pasar Lelang online, pendaftaran anggota dan pelaporan online

Sistem Pasar Lelang Terpadu juga dibangun untuk mendukung strategi integrasi Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang.

Sistem ini dapat melelangkan Resi Gudang secara online sehingga memungkinkan Gudang SRG dipergunakan sebagai gudang serah untuk kegiatan lelang.

Selain itu Bappebti juga telah membangun aplikasi SRG Mobile yang memungkinkan pemilik barang dapat melakukan pemberitahuan penyimpanan komoditas di Gudang SRG, hingga pemasaran komoditas hanya melalui handphone berbasis android.***3***



(T.KR-NCY/B/N002/N002) 13-07-2017 15:47:19

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga