Sabtu, 24 Juni 2017

Pemprov-BNN Mantapkan Koordinasi Tanggulangi HIV/AIDS-Narkoba

id pemprov sulut
Pemprov-BNN Mantapkan Koordinasi Tanggulangi HIV/AIDS-Narkoba
dr Kartika Devi Tanos MARS(1)
HIV/AIDS telah menjadi salah satu wabah penyakit paling mematikan dalam sejarah umat manusia,
Manado, (AntaraSulut) - Pemerintah daerah dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memantapkan program penanggulangan HIV/AIDS dan narkoba.

"HIV/AIDS telah menjadi salah satu wabah penyakit paling mematikan dalam sejarah umat manusia, kata Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dr Kartika Devi Tanos, MARS di Manado, Minggu.

Dampak penyakit ini, lanjut dia, tidak hanya di sisi kesehatan tetapi mempunyai implikasi sosial, ekonomi, etnis agama dan hukum, bahkan cepat atau lambat akan menyentuh hampir semua aspek kehidupan manusia.

Pemerintah Sulut melalui Biro Kesejahteraan Rakyat, kata dia, telah memiliki strategi dan rencana penanggulangan HIV/AIDS.

Di antaranya, melakukan percepatan pencapaian "zero" infeksi baru, "zero" kematian terkait AIDS dan "zero" stigma dan diskriminasi.

Mencapai tiga hal ini dilakukan melalui pencegahan penularan, meningkatkan segera akses pengobatan HIV, meningkatkan retensi pengobatan dan meningkatkan kwalitas hidup ODHA.

Selanjutnya, mitigasi dampak sosial ekonomi epidemi HIV pada individu, keluarga dan masyarakat sehingga produktivitas dan sumber daya manusia Indonesia tetap terjaga.

Sementara untuk narkoba, kata dr Kartika terjadi peningkatan jumlah penyalahgunaan dan telah menjadikan provinsi berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa menjadi salah satu daerah dengan kategori mengkhawatirkan.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsu Sulut Brigjen Pol Drs Charles H Ngili MH menambahkan, kegiatan sosialisasi perlu ditingkatkan frekwensinnya sehingga masyarakat di kabupaten dan kota mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba.***4***





(T.K011/B/G004/G004) 19-03-2017 21:53:00

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga