Dr Eka: Pembekuan Darah di Otak Bisa Dioperasi

Pakar bedah syaraf Siloam Hospitals, Prof Dr dr Eka Wahyupramono, SpBS dihadapan ribuan peserta seminar New Frontiers In Neurosciene (1)

"Saya memberi topik bedah syaraf Merah Putih, karena ini dilaksanakan oleh dokter-dokter Indonesia," kata Dr Eka membuka pemaparannya tentang bedah syaraf otak.
Berita Terkait
Manado, 17/3(Antara Sulut) - Pakar bedah syaraf Siloam Hospitals, Prof Dr dr Eka Wahyupramono, SpBS dihadapan ribuan peserta seminar New Frontiers In Neurosciene mengatakan pembekuan darah di otak bisa dioperasi.

Dalam seminar berlangsung di Hotel Arya Duta Manado, Prof Dr dr Eka Wahyupramono, SpBS melalui tayangan proyektor memperlihatkan bagaimana melakukan operasi pembekuan dan gangguan di otak lainnya termasuk kanker otak.
    
"Saya memberi topik bedah syaraf Merah Putih, karena ini dilaksanakan oleh dokter-dokter Indonesia," kata Dr Eka membuka pemaparannya tentang bedah syaraf otak.
    
Tahun 1996 hingga 2011, kata Dr Eka, ada sekitar 1000 kasus syaraf yang telah ditangani tim bedah syaraf Siloam Hospitals.
    
Tim bedah syaraf Siloam, kata Dr Eka, sudah diakui para dokter di luar negeri, karena itu patut dibanggakan. 
    
Dr Eka mengatakan, otak akan membedakan orang menjadi seperti apa, karena orang akhirnya berhasil semua karena otaknya, bukan hatinya, meskipun disatu pihak  otak juga bisa menghasilkan sesuatu yang negatif.
    
"Otak membawa ratusan neoron," kata Dr Eka, sambil menjelaskan teknik dan cara melaksanakan bedah otak pada manusia.
    
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Prof dr Sarah Maria Warouw, Sp.A-K menyambut baik kegiatan seminar yang juga merupakan kuliah umum tentang bedah syaraf otak.
    
"Seiring dengan perkembangan di bidang kedokteran yang begitu pesat, para dokter dan calon dokter harus terus mengikuti dan mempelajari wawasan dan teknologi baru," kata dr Sarah. 
    
Kepala Dinas Kesehatan Sulut, dr Maxi Rondonuwu, M.Kes,DHSM, mengatakan, seminar tentang bedah syaraf merupakaan peningkatan wawasan dan bisa meningkatkan keterampilan para dokter yang ada di Sulut.
    
"Terus menambah pengetahuan, mengikuti perkembangan dan inovasi terbaru dalam ilmu bedah syaraf, berarti ketepatan, kecepatan para dokter dalam menangani pasien, dan ini  dapat meningkatkan kualitas hidup," kata dr Maxi.
    
Rangkaian seminar bedah otak ini, adalah kelanjutan simposium klinis yang menghadirkan dokter spesialis nasional terkemuka dilaksanakan Siloam Hospitals bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia dan Dinas Kesehatan Manado akan dilaksanakan di Manado, Ternate, Ambon, Gorontalo.
    
Hadir sebagai pembicara bedah syaraf otak, mendampingi Dr Eka, yakniDr Harsan, SpBS, M.Kes, Dr Julius July, SpBS.M.Kes, Dr Yesaya Yunus, SpBS, Dr Lutfi Hendriansyah,SpBS dan Dr Endro Basuki,SpBS.

Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar